Sekolah di Chicago, AS, integrasikan AI untuk pembelajaran di kelas

2 hours ago 2

Istanbul (ANTARA) - Sebuah sekolah di Chicago, Amerika Serikat (AS) bersiap mengintegrasikan kecerdasan buatan (AI) dalam kegiatan pembelajaran di kelas mulai musim gugur ini, dengan siswa menggunakan alat AI untuk mata pelajaran inti di bawah bimbingan staf, demikian dilaporkan CBS pada Rabu (25/3).

Di Alpha Chicago, bagian dari jaringan sekolah swasta K-12 Alpha Schools yang didirikan pada 2014, AI akan digunakan selama satu hingga dua jam per hari untuk mengajarkan mata pelajaran seperti sains, matematika, dan membaca, sementara setiap siswa didampingi seorang “pembimbing” alih-alih guru tradisional (guru sebagai pusat pembelajaran).

Meski memanfaatkan AI, pihak sekolah menegaskan bahwa siswa tidak akan belajar dari robot atau menghabiskan seluruh waktu di depan layar, dan peran guru tetap menjadi pusat dalam proses pembelajaran.

“Kami menggunakan kurikulum yang sama seperti yang dipelajari siswa di kelas. Ini bukan ChatGPT yang membuat pertanyaan secara sembarangan,” kata pendiri Mackenzie Price.

Price mengatakan sistem tersebut dapat menilai pengetahuan siswa dan mengidentifikasi kekurangan, serta menambahkan bahwa para pembimbing akan menerima gaji yang tinggi.

“Guru tidak akan tergantikan. Mereka adalah bagian terpenting dalam keberhasilan model ini,” ujarnya.

Liz Gerber dari Center for Human-Computer Interaction and Design di Northwestern University menggambarkan Alpha Schools sebagai model pembelajaran mandiri yang berakar pada prinsip Montessori, namun ia enggan menyebutnya sebagai sekolah berbasis AI.

“Sejujurnya ini bukan hal yang benar-benar baru, ini adalah pembelajaran yang dipersonalisasi,” katanya.

Dengan biaya pendidikan tahunan sebesar 55.000 dolar AS (sekitar Rp930.000.000), sekolah ini terutama menarik keluarga dengan kemampuan ekonomi tinggi.

Menurut Alpha Schools, para siswanya berada di peringkat satu persen teratas dalam tes standar nasional dan mengalami kemajuan rata-rata 2,6 kali lebih cepat dibandingkan rekan sebaya dalam penilaian MAP.

Sejauh ini, 35 siswa telah menyatakan minat, dan dua di antaranya telah mendaftar untuk tahun ajaran mendatang.

Sekolah tersebut menargetkan 50 siswa pada musim gugur 2026 dan sekarang ini masih membuka pendaftaran. Saat ini terdapat 22 Alpha Schools di seluruh AS.

Penilaian MAP adalah sejenis penilaian atau tes diagnostik berbasis komputer yang dirancang untuk mengukur pencapaian dan pertumbuhan akademik siswa dari waktu ke waktu, terutama dalam bidang membaca, bahasa, dan matematika.

Sumber: Anadolu

Baca juga: Perpaduan tradisi-teknologi memajukan olahraga di sekolah di China

Baca juga: Sekolah mengemudi di China gunakan kendaraan latih berteknologi AI

Penerjemah: Primayanti
Editor: Rahmad Nasution
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |