Bos KPEI Iding Pardi nyatakan maju jadi Dirut BEI jelang RUPSLB Juni

2 hours ago 4
Insya Allah sedang persiapan

Jakarta (ANTARA) - Direktur Utama PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) Iding Pardi menyatakan diri siap untuk maju sebagai calon Direktur Utama (Dirut) PT Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk periode 2026-2030.

Adapun penetapan jajaran direksi baru BEI akan ditentukan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Juni 2026.

“Insya Allah sedang persiapan,” ujar Iding saat dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Kamis.

Dalam kesempatan ini, Iding membenarkan terkait dengan enam nama calon direksi BEI lainnya di dalam gerbong/paketnya, yang diterima oleh ANTARA.

“Iya betul,” ujar Iding saat dikonfirmasi susunan paket calon direksi BEI.

Baca juga: OJK belum terima paket calon direksi BEI, batas pengajuan 4 Mei 2026

Baca juga: Analis lihat peluang sektor komoditas energi di tengah tekanan minyak

Sebagai informasi, pemilihan calon direksi BEI dilakukan melalui sistem paket, yang mana Anggota Bursa (AB) mengusulkan satu tim lengkap yang terdiri dari direktur utama dan beberapa direktur fungsional.

Berikut merupakan susunan paket calon direksi BEI, yang telah mendapatkan konfirmasi dari Dirut KPEI Iding Pardi :

  • Direktur Utama KPEI- Iding Pardi
  • Direktur PT Elit Sukses Sekuritas - Zaki Mubarak
  • Kadiv Pengawasan Transaksi BEI - Yulianto Aji Sadono​​​​​​​
  • Direktur KPEI - Umi Kulsum
  • Mantan Direktur Utama Bumiputera Sekuritas - Ahmad Subagja
  • Direktur Pefindo Biro Kredit - Yohannes Liauw
  • Direktur PT UBS Sekuritas Indonesia - Andre Tjahjamuljo

Di sisi lain, Iding menyatakan pihaknya belum menyampaikan paket calon Direksi BEI tersebut ke pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK), selaku pihak yang berwenang dalam melangsungkan proses seleksi nantinya.

“Prosesnya belum mulai,” ujar Iding.

Sebelumnya, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon (PMDK) OJK Hasan Fawzi menyatakan, pihaknya belum menerima paket calon direksi BEI hingga saat ini.

Adapun, batas akhir pengajuan paket calon direksi BEI ditetapkan pada 4 Mei 2026 sesuai ketentuan yang berlaku.

“Belum, sama sekali belum ada yang masuk ke OJK (paket calon direksi BEI). Tapi silakan, artinya mungkin mereka sudah mulai. Karena sudah waktunya untuk membuat paket calon dan sebagainya, kami persilakan sesuai mekanisme pasar,” ujar Hasan.

Baca juga: Jelang RUPST, Hasan Fawzi ungkap kriteria calon direksi baru BEI

Baca juga: Misbakhun minta kaji ulang Papan Pemantauan Khusus BEI

Pewarta: Muhammad Heriyanto
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |