Daop 8: 382 ribu tiket KA periode Lebaran masih tersedia

2 hours ago 1

Surabaya (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mencatat sebanyak 382.088 tiket kereta api jarak jauh untuk periode Angkutan Lebaran 2026 masih tersedia hingga 20 Februari 2026.

Manajer Humas Daerah Operasi 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono mengatakan masyarakat masih memiliki kesempatan merencanakan perjalanan mudik maupun arus balik dengan moda kereta api.

"Penjualan tiket periode 11 Maret atau H-10 hingga 1 April 2026 atau H+10 telah mencapai 179.440 tiket atau 31 persen dari total 561.528 tempat duduk yang disediakan," kata Mahendro dalam keterangannya di Surabaya, Jumat.

Meskipun demikian, kata dia, tren penjualan akan masih terus meningkat seiring pembukaan pemesanan sejak 25 Januari 2026 pukul 00.00 WIB untuk keberangkatan hingga H-45.

Ia menuturkan, untuk tanggal dengan penjualan tertinggi sementara terjadi pada 18 Maret atau H-3 dengan sebanyak 17.545 tiket terjual.

Selain itu, tingkat keterisian arus balik H+1 hingga H+10 juga menunjukkan peningkatan dan diproyeksikan mencapai puncak pada akhir masa libur Lebaran.

Adapun rute favorit pelanggan dari wilayah Daop 8 Surabaya, kata Mahendro, meliputi tujuan Yogyakarta, Semarang, Ketapang, Bandung dan Jakarta.

Oleh karena itu, sebagai antisipasi, pihaknya juga melakukan pemantauan okupansi secara berkala.

Tak hanya terkait ketersediaan tiket, KAI Daop 8 juga memastikan kesiapan sarana dan prasarana, termasuk pemeriksaan sarana, kesiapan awak, peningkatan kebersihan, dan penguatan pengamanan selama masa Angkutan Lebaran 2026.

“Kami mengimbau masyarakat agar segera merencanakan perjalanan dan melakukan pemesanan lebih awal untuk mendapatkan jadwal serta kelas layanan sesuai kebutuhan,” ujarnya.

Baca juga: Daop 8 catat 6,05 juta penumpang gunakan kereta api pada 2025

Baca juga: KAI Daop Madiun sediakan KA tambahan untuk angkutan Lebaran 2026

Baca juga: KAI Commuter: Penumpang dapat berbuka puasa di KRL saat Ramadhan

Pewarta: Indra Setiawan/Naufal Ammar Imaduddin
Editor: Biqwanto Situmorang
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |