Cakupan JKN Kabupaten Bogor tembus 97,9 persen

1 hour ago 1

Kabupaten Bogor (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bogor menyebut cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kabupaten Bogor mencapai 97,9 persen sepanjang 2025.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika di Cibinong, Jumat, mengatakan, capaian tersebut menunjukkan penguatan komitmen pemerintah daerah dalam mendekati target Universal Health Coverage (UHC) atau cakupan kesehatan semesta bagi masyarakat.

“Dalam setahun kepemimpinan Bupati Rudy Susmanto dan Wakil Bupati Ade Ruhandi cakupan JKN di Kabupaten Bogor mencapai sekitar 97,9 persen. Ini menunjukkan upaya pemerintah daerah dalam memperluas akses layanan kesehatan yang adil dan merata,” ujar Ajat.

Ia menjelaskan, peningkatan kepesertaan dilakukan melalui sinergi antara Pemerintah Kabupaten Bogor dan BPJS Kesehatan, termasuk penguatan peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) serta dukungan anggaran daerah untuk menjaga keberlanjutan program kesehatan.

Selain perluasan kepesertaan, pemerintah daerah juga memperkuat layanan kesehatan melalui peningkatan fasilitas rujukan dan layanan gawat darurat. Salah satunya dilakukan dengan peningkatan status Klinik Parung menjadi Klinik Utama Rawat Inap (KURI) Parung yang kini dilengkapi layanan IGD 24 jam dan fasilitas rawat inap.

Ajat mengatakan, keberadaan KURI Parung menjadi solusi strategis untuk mendekatkan akses layanan kesehatan masyarakat di wilayah utara Kabupaten Bogor sekaligus mengurangi beban rumah sakit rujukan.

Penguatan pelayanan juga dilakukan di tiga rumah sakit umum daerah, yakni RSUD Dr. KH. Idham Chalid Cibinong, RSUD R. Moh. Noh Nur Leuwiliang, dan RSUD Ciawi, khususnya pada layanan instalasi gawat darurat (IGD).

“Pembenahan dilakukan mulai dari penataan alur pelayanan, penerapan sistem triase kegawatdaruratan, hingga peningkatan sarana prasarana dan sumber daya tenaga kesehatan,” katanya.

Menurut Ajat, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menghadirkan layanan kesehatan yang lebih cepat, responsif, dan berorientasi pada keselamatan pasien.

Ia menambahkan, meski cakupan JKN telah mendekati target UHC, pemerintah daerah tetap menghadapi tantangan terkait tingkat keaktifan peserta dan keberlanjutan layanan.

“Ke depan kami terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Capaian di sektor kesehatan tersebut menjadi bagian dari refleksi setahun kepemimpinan Rudy-Ade dalam memperkuat pelayanan dasar bagi masyarakat Kabupaten Bogor.(KR-MFS)

Pewarta: M Fikri Setiawan
Editor: Wuryanti Puspitasari
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |