BPBD Aceh Tengah konfirmasi sebanyak 781 KK dipindah ke huntara

2 hours ago 1

Aceh Tengah (ANTARA) - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tengah Andalika mengonfirmasi sebanyak 781 kartu keluarga (KK) dipindah ke hunian sementara (huntara).

Andalika mengatakan bahwa data tersebut merupakan tahap awal pendataan masyarakat yang terdampak bencana Sumatera dan membutuhkan proses relokasi hunian ke tempat yang jauh lebih aman.

Baca juga: Pembangunan huntara di Langkahan tetap dikebut meski diguyur hujan

"Pemerintah setelah melakukan validasi dan pendataan kepada warga, pada tahap awal yang memilih akan menempati huntara itu sebanyak 781 kartu keluarga," ujar Andalika kepada ANTARA di Aceh Tengah, Jumat.

Hunian sementara yang telah dibangun meliputi huntara di Kecamatan Ketol dengan total tiga desa yang terdampak, yakni Desa Burlah, Serempah, dan Bintang Pepara.

"Ini sebanyak 252 KK dibangun huntaranya di Kecamatan Ketol yang saat ini memang sudah menempati setelah diresmikan oleh Kepala BNPB beberapa waktu yang lalu," kata Andalika.

Total sebanyak 529 KK yang terdampak akan dialihkan ke enam lokasi huntara, yakni di Kecamatan Linge dengan dua desa yang terdampak, yaitu Desa Umang dan Penarun. Kemudian, Desa Jamat, Delong Sekinil, Reja Payung, dan Kutin Reja.

"Mudah-mudahan kami terus berupaya sebelum Lebaran mereka dapat menempati huntara. Tapi, harapan besar kami sebelum Lebaran mereka harus sudah masuk ke dalam huntara itu," ujar Andalika.

Baca juga: BPBD: Progres pembangunan huntara di Pidie Jaya capai 80 persen

Baca juga: 96 unit huntara di Pidie Jaya siap dihuni jelang ramadhan

Andalika mengatakan selain terdapat 781 huntara, terdapat penambahan sebanyak 285 huntara lagi yang kini tengah diajukan kepada BNPB.

Sebelumnya, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) melaporkan kebutuhan pendanaan rencana aksi kementerian/lembaga (K/L) untuk rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sebesar Rp56,3 triliun dengan total 2.108 kegiatan selama tiga tahun ke depan.

Pewarta: Fajar Satriyo
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |