BI Sumsel siapkan 110 titik layanan penukaran uang jelang Idul Fitri

2 hours ago 2

Palembang (ANTARA) - Bank Indonesia Kantor Perwakilan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menyiapkan 110 titik layanan penukaran uang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadhan dan menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan Bambang Pramono di Palembang, Jumat, mengatakan layanan tersebut merupakan bagian dari program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) 2026.

Untuk layanan di 110 titik tersebut akan dibuka pada 19 Februari, 26 Februari, 5 Maret, dan 12 Maret 2026 dengan kapasitas masing-masing 100 orang penukar di setiap titik.

“Layanan penukaran di loket perbankan ini tersebar di Palembang dan sejumlah kabupaten/kota di Sumatera Selatan untuk memastikan masyarakat memperoleh uang rupiah yang cukup, tepat pecahan, dan layak edar,” katanya.

Menurut dia, kebutuhan uang tunai di Sumsel selama Ramadhan dan Idul Fitri tahun ini diperkirakan mencapai Rp5,6 triliun, meningkat dibandingkan periode yang sama pada 2025 sebesar Rp3,9 triliun.

Peningkatan tersebut mencerminkan meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat, terutama pada sektor konsumsi rumah tangga, perdagangan ritel, serta tradisi berbagi menjelang Hari Raya.

Selain layanan di loket perbankan, BI Sumsel juga menyiapkan kas keliling di sejumlah lokasi strategis, termasuk jalur mudik, pasar tradisional, tempat ibadah, hingga pusat perbelanjaan.

Untuk meningkatkan ketertiban dan kenyamanan, masyarakat diwajibkan melakukan pemesanan penukaran melalui aplikasi Penukaran dan Tarik Uang Rupiah (PINTAR) secara daring. Batas maksimal penukaran ditetapkan sebesar Rp5.300.000 per orang dengan komposisi pecahan yang telah ditentukan.

Melalui program SERAMBI 2026, BI Sumsel berharap masyarakat dapat merayakan Ramadhan dan Idul Fitri dengan nyaman serta semakin Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah sebagai simbol kedaulatan negara.

Pewarta: Ahmad Rafli Baiduri
Editor: Virna P Setyorini
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |