Jakarta (ANTARA) - Xiaomi mulai meluncurkan versi uji coba atau beta dari sistem operasi terbarunya HyperOS 4 dan bersamaan dengan itu terungkap mengenai eksistensi dari ponsel lipat terbaru mereka yang akan datang dalam bentuk "wide foldable".
Dilaporkan Gizmochina, Kamis (13/8) waktu setempat, hal itu terungkap setelah Xiaomi membuka daftar nama-nama gawai yang dapat menjajal untuk pertama kalinya HyperOS 4 versi beta.
Dalam pengumuman itu terlihat tampilan ilustrasi yang menunjukkan seolah-olah HyperOS 4 terpasang di ponsel lipat dengan bentuk baru dan lebih lebar dibandingkan ponsel lipat yang telah dirilis oleh Xiaomi.
Berdasarkan gambar itu, Xiaomi seolah memberikan isyarat bahwa pihaknya bakal ikut meramaikan pasar ponsel lipat dengan bentuk layar yang lebih lebar setelah sebelumnya pasar itu diisi oleh Huawei Pura X Max dan Samsung Galaxy Z Fold8.
Baca juga: Xiaomi 18 akan hadir dengan lima pilihan warna dan kamera ganda 200MP
Apple juga diyakini bakal meramaikan pasar itu dengan debut ponsel lipat perdananya pada September 2026 mendatang dengan iPhone Ultra.
Dalam pengumuman tersebut, selain menampilkan ponsel lipat dengan layar lebarnya yang belum dirilis, Xiaomi juga menampilkan visual HyperOS 4 di berbagai format layar dari gawainya.
Khusus untuk ponsel lipat tersebut, Xiaomi bakal menghadirkan HyperOS 4 di layar bagian dalam lebih lebar dan terdapat optimasi perangkat lunak khusus untuk ponsel berdesain lipat itu.
Membahas HyperOS 4 secara terpisah, Xiaomi telah menyiapkan peningkatan yang berfokus pada kinerja sistem hingga kecerdasan artifisial (AI).
Perusahaan telah menambahkan dua teknologi ke arsitektur Xiaomi HyperCore-nya, yaitu perhitungan beban dan pra-pemuatan memori.
Perubahan ini dirancang untuk mengelola sumber daya sistem secara lebih efisien dan mengurangi beban kerja yang terkait dengan fungsi yang sering digunakan.
Baca juga: Xiaomi Pad 9 Pro dan Pad 8S Pro sudah masuk basis data otoritas China
AI merupakan bagian utama lain dari HyperOS 4 dan dengan itu Xiaomi memperkenalkan Super XiaoAi 2.0.
Super XiaoAi 2 0 dirancang dengan mengintegrasikan model bahasa besar Xiaomi MiMo milik perusahaan.
Mengambil peran sebagai asisten digital, Super XiaoAi 2.0 memiliki peningkatan pada kemampuan perencanaan tugas dan pembuatan konten yang lebih baik, serta optimasi untuk skenario yang melibatkan banyak aplikasi dan perangkat.
Adapun untuk perangkat yang pertama yang kompatibel dengan HyperOS versi beta di antaranya Xiaomi 17 Ultra, Xiaomi 17 Ultra Leica Edition, Xiaomi 17 Pro Max, Xiaomi 17 Pro, Xiaomi 17, Redmi K90 Pro Max, Redmi K90 Pro Max Champion Edition, Redmi K90, Xiaomi Pad 8 Pro, dan Xiaomi Pad 8.
Baca juga: Xiaomi 18 dan 18 Pro Max kantongi sertifikasi EEC, siap debut global
Baca juga: Xiaomi 17 Fold dan Pad 9 kantongi sertifikasi jelang peluncurannya
Baca juga: Xiaomi Indonesia luncurkan tablet ringkas baru tapi performa optimal
Penerjemah: Livia Kristianti
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































