Menko Zulhas: Operasional KDMP tunggu Perpres

2 hours ago 2
Kita perkirakan Agustus ini selesai 30 ribuan. Jadi secara bertahap sudah mulai dipersiapkan sambil menunggu Perpres

Jakarta (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan operasional Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) menunggu Peraturan Presiden (Perpres) dan ditargetkan akhir Agustus 30 ribu KDMP telah selesai dibangun.

"Kita perkirakan Agustus ini selesai 30 ribuan. Jadi secara bertahap sudah mulai dipersiapkan sambil menunggu Perpres," kata Zulhas di Jakarta, Jumat, saat Konferensi Pers Nota Keuangan dan RAPBN Tahun Anggaran 2027.

Zulhas menegaskan bahwa KDMP merupakan infrastruktur milik pemerintah dan nanti dapat digunakan untuk menyalurkan bantuan subsidi maupun sebagai offtaker.

Menurut dia, pemerintah memiliki sejumlah program subsidi yang dapat disalurkan melalui KDMP, seperti pupuk dari Kementerian Pertanian, gas 3 kilogram dari Kementerian ESDM, PKH Kementerian Sosial dan beberapa lainnya.

Baca juga: Zulhas sebut pemerintah impor indukan sapi untuk kejar swasembada

Baca juga: Menko Zulhas: Bangunan Kopdes Merah Putih di gunung akan ditertibkan

"KDMP ini nanti menjadi tempat penyaluran bantuan barang bersubsidi dan barang bantuan pemerintah. Misalnya beras untuk desil 1, 2, 3, dan 4," ujarnya.

Zulhas menambahkan bahwa pengoperasian KDMP harus menunggu Perpres terlebih dahulu, dan dalam waktu dekat diharapkan sudah jadi.

"Perpresnya sedang diproses. Oleh karena itu kita tidak bisa mendahului sebelum Perpres selesai," katanya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menargetkan sebanyak 30.000 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dapat beroperasi secara optimal pada akhir 2026.

Ia menyebut target tersebut ditetapkan untuk memperkuat koperasi sebagai pusat ekonomi rakyat sekaligus memperkuat peran usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di tingkat desa.

"Target kita 30.000 koperasi beroperasi secara optimal pada akhir 2026. Ini target," ujar Presiden dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026 di Gedung MPR/DPR RI.

Saat ini, sebanyak 10.000 KDKMP telah beroperasi. Dari jumlah tersebut, 3.300 koperasi telah beroperasi secara optimal, sementara sisanya masih dalam tahap penyesuaian.

Menurutnya, koperasi yang beroperasi secara optimal berarti seluruh sarana pendukung telah tersedia, mulai dari listrik dan air hingga sistem digital untuk memantau stok secara terpusat.

Baca juga: Zulhas sebut pemerintah fokus tingkatkan pendapatan nelayan

Baca juga: Menko Pangan: Refocusing MBG 3T dituntaskan dalam dua bulan ke depan

Pewarta: Khaerul Izan
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |