Kepala Otorita IKN kukuhkan 75 personel Paskibra HUT ke-81 RI

2 hours ago 2
Seluruh rangkaian kegiatan ini kami siapkan untuk memastikan peringatan HUT RI ke-81 berlangsung meriah, namun tetap tertib dan melibatkan partisipasi publik di kawasan Ibu Kota Nusantara

Penajam Paser Utara (ANTARA) - Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono, Jumat malam, mengukuhkan 75 anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) yang akan bertugas pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Nusantara.

Prosesi pengukuhan berlangsung di pelataran Balai Kota IKN, menandai dimulainya rangkaian kegiatan peringatan HUT RI di ibu kota baru tersebut.

"Pengukuhan ini menandai kesiapan IKN sebagai tempat dan penyelenggara upacara resmi kenegaraan," kata Basuki di Penajam Paser Utara, Jumat.

Baca juga: Pangdam:TNI-Polri perketat pengamanan jelang HUT Ke 81 RI di Papua

Sebanyak 75 anggota Paskibra IKN tersebut merupakan gabungan dari purna Paskibra Kabupaten Kutai Kartanegara dan pelajar terpilih dari SMA Taruna Nusantara IKN. Mereka telah menjalani latihan intensif sejak awal Agustus dalam format Pasukan 17, Pasukan 8, dan Pasukan 45.

Dalam prosesi pengukuhan, Mavella Felicia Antaribaba bertindak sebagai komandan peleton yang memimpin pengucapan janji setia kepada bangsa dan negara.

Adapun posisi penting pembawa baki bendera dipercayakan kepada Khaliska Refqi Ramadhani untuk upacara pengibaran pada 17 Agustus pagi, serta Nazifa Ramadhani Mulawarman untuk upacara penurunan bendera pada sore hari.

Basuki memberikan dukungan semangat dan menegaskan keyakinannya bahwa latihan keras yang telah dijalani akan membuat seluruh personel tampil percaya diri, tenang dalam menjalankan tugas.

Setelah pengukuhan, rangkaian peringatan HUT ke-81 RI di IKN akan berlanjut dengan sejumlah agenda pada 14–18 Agustus 2026 yang dipusatkan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).

Pada Sabtu (15/8), agenda dimulai dengan aksi penanaman pohon di Daerah Aliran Sungai (DAS) Sanggai pada pukul 06.00 hingga 12.00 WITA.

Kegiatan kampanye lingkungan ini melibatkan masyarakat, perangkat daerah, dan mitra pembangunan.

Siang harinya, rangkaian acara dilanjutkan dengan Karnaval Kebudayaan di Sentra Massa Plaza Seremoni yang menampilkan perpaduan unsur budaya, lingkungan, dan teknologi.

Baca juga: Rekayasa lalu lintas saat perayaan HUT RI di Jakarta

Pada malam hari, OIKN menggelar "Merdeka Night Run 8.1K" dengan rute start dan finis di Istana Negara IKN pada pukul 18.00–21.00 WITA.

Acara lari malam sejauh 8,1 kilometer ini dilengkapi dengan pembagian tongkat pendar (glow stick) serta tim pemandu sorak di beberapa titik rute. Usai kegiatan lari, masyarakat akan dihibur melalui acara "Merdeka Vaganza" di Plaza Seremoni yang menyajikan panggung hiburan musik hingga larut malam.

Selanjutnya pada Minggu (16/8), agenda difokuskan pada persiapan akhir upacara dan Malam Renungan Suci di Taman Kusuma Bangsa pada pukul 21.00–22.00 WITA yang dihadiri unsur pemerintah, anggota Paskibra, serta tamu undangan.

Puncak peringatan pada Senin (17/8) akan diisi dengan Upacara Pengibaran Bendera pagi hari dan Upacara Penurunan Bendera sore hari di Plaza Seremoni yang dipimpin langsung oleh Kepala Otorita IKN.

Kombes Pol Hendrik dari Polda Kaltim ditunjuk menjadi komandan upacara pengibaran, sementara Kolonel Inf Syaiful Arif dari Kopassus akan memimpin upacara penurunan bendera.

Selain itu, anggota DPD RI daerah pemilihan Kaltim Andi Sofyan Hasdam akan bertindak sebagai pembaca teks proklamasi.

Jajaran Deputi OIKN23 juga turut bertugas sebagai pembaca UUD 1945 dan Pancasila, didukung oleh penampilan paduan suara serta tarian kolosal.

"Seluruh rangkaian kegiatan ini kami siapkan untuk memastikan peringatan HUT RI ke-81 berlangsung meriah, namun tetap tertib dan melibatkan partisipasi publik di kawasan Ibu Kota Nusantara," kata Basuki.

Baca juga: Sebanyak 1.200 UMKM dilibatkan dalam Pesta Rakyat HUT RI di Monas

Pewarta: Arumanto/Novi Abdi
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |