Kudus (ANTARA) - Timnas Putri U16 Garuda Pertiwi Indonesia menang telak 7-0 saat menghadapi Arab Saudi pada pertandingan Grup A Srikandi Merdeka Cup 2026 di Supersoccer Arena, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Jumat malam.
Tujuh gol kemenangan Garuda Pertiwi masing-masing tercipta pada menit ke-5, 23, 37, 40, 49, 79, dan 90.
Sejak peluit awal dibunyikan, tim asuhan Timo Scheunemann langsung tampil menekan.
Hasilnya pada menit ke-5, Fadilla mengirimkan umpan silang dari sisi kiri pertahanan Arab Saudi yang disambut Keysa, pemain bernomor punggung 9, dengan tendangan mendatar ke sudut kiri gawang lawan. Indonesia unggul 1-0.
Arab Saudi berusaha merespons dengan memberikan tekanan. Namun, sejumlah serangan tim tamu mampu dipatahkan barisan pertahanan Garuda Pertiwi.
Indonesia kembali mendapatkan peluang melalui kerja sama Anya dan Keysa. Namun, umpan mendatar yang diberikan Anya terlalu deras sehingga gagal dimanfaatkan menjadi gol.
Baca juga: Srikandi Merdeka Cup jadi ruang tumbuh ekosistem sepak bola putri
Peluang berikutnya diperoleh Rengganis. Pemain bernomor punggung 20 iyu sudah berhadapan dengan kiper lawan, namun arah bola melambung ke atas mistar gawang yang dijaga Mariam Abed Altayar.
Garuda Pertiwi akhirnya menggandakan keunggulan pada menit ke-23. Nafeeza Ayassa Nori, pemain bernomor punggung 10, melakukan solo run sebelum melepaskan tembakan yang tidak mampu dihentikan kiper Arab Saudi, Mariam Abed Altayar. Skor berubah menjadi 2-0.
Petaka kembali terjadi bagi Arab Saudi pada menit ke-37. Gempuran bertubi-tubi dari tim tuan rumah membuat pemain belakang Arab Saudi melakukan pelanggaran terhadap Fadila di dalam kotak penalti.
Pelanggaran tersebut, berbuah penalti untuk tim tuan rumah serta kartu merah untuk pemain Arab Saudi bernomor punggung 4, Arwa Naif A Alrasheed.
Wasit pertandingan, Dandy Surama Torong sebelum memutuskan pelanggaran, terlebih dahulu meninjau tayangan VAR (Video Assistant Referee). Wasit memutuskan terjadi kontak fisik dan memberikan penalti untuk Indonesia. Pemain Arab Saudi juga diganjar kartu merah.
Baca juga: 47 pemain bela Indonesia di Srikandi Merdeka Cup 2026
Jezlyn Kayla, pemain bernomor punggung 4 yang dipercaya menjadi algojo penalti berhasil menceploskan bola ke gawang lawan dan membuat Indonesia unggul 3-0.
Keunggulan Garuda Pertiwi bertambah menjadi 4-0 pada menit ke-49. Jezlyn Kayla kembali mencatatkan namanya di papan skor sekaligus menutup babak pertama dengan keunggulan empat gol tanpa balas.
Memasuki babak kedua, kedua tim melakukan sejumlah pergantian pemain untuk menambah daya gedor. Arab Saudi mencoba bangkit dengan memasukkan beberapa pemain baru. Namun, justru Indonesia kembali mencetak gol pada menit ke-49.
Kali ini, Shifana Rizka Nadifa, pemain bernomor punggung 17, mencetak gol melalui tendangan sudut terukur ke sisi kiri gawang Arab Saudi yang tidak bisa dijangkau kiper Mariam Abed Altayar. Skor menjadi 5-0.
Baca juga: Indonesia turunkan dua tim sepak bola putri pada Srikandi Merdeka Cup
Unggul jumlah pemain, Garuda Pertiwi belum juga mengendurkan tekanan. Serangan terus dilancarkan baik dari sisi kanan, kiri maupun tengah untuk menambah keunggulan.
Pada menit ke-79, Fadilla pemain bernomor punggung 18 berhasil menceploskan bola ke gawang lawan, untuk memperkuat skor menjadi 6-0 untuk keunggulan tuan rumah.
Sebelum wasit meniup peluit tanda pertandingan usai atau menit ke-90+1, tim Garuda Pertiwi Indonesia kembali menambah keunggulan setelah pemain belakang Arab Saudi, Dima Ahmed melakukan kesalahan karena gagal menghalau tendangan Fadilla, sekaligus memastikan kemenangan telak 7-0 atas Arab Saudi.
Kemenangan tersebut, membuat Garuda Pertiwi Indonesia mengantongi tiga poin dari laga perdana Grup A Srikandi Merdeka Cup 2026. Sementara Arab Saudi belum mendapatkan poin.
Pada pertandingan Grup A lainnya, Hong Kong bermain imbang 0-0 melawan Malaysia, sehingga poin kedua kesebelasan masing-masing mengoleksi satu poin.
Baca juga: Srikandi Merdeka Cup: Hong Kong diimbangi Malaysia 0-0
Baca juga: Timnas putri tujuh negara siap tanding dalam Srikandi Merdeka Cup
Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































