- Selasa, 5 Mei 2026 11:22 WIB
Pedagang menjemur burung cinta atau lovebird (Agapornis sp) di Pasar Burung Karimata, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (5/5/2026). Menteri Perdagangan Budi Santoso mengungkapkan bahwa ekosistem burung kicau memiliki nilai ekonomi sebesar Rp1,7 triliun hingga Rp2 triliun yang didorong dari berbagai sektor usaha mulai dari peternak burung, pelaku penangkaran (breeding), hingga industri pendukung seperti pakan dan perlengkapan. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/bar
Pedagang memindahkan kandang burung parkit (Melopsittacus undulatus) di Pasar Burung Karimata, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (5/5/2026). Menteri Perdagangan Budi Santoso mengungkapkan bahwa ekosistem burung kicau memiliki nilai ekonomi sebesar Rp1,7 triliun hingga Rp2 triliun yang didorong dari berbagai sektor usaha mulai dari peternak burung, pelaku penangkaran (breeding), hingga industri pendukung seperti pakan dan perlengkapan. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/bar
Sejumlah burung cinta atau lovebird (Agapornis sp) hasil penangkaran di Pasar Burung Karimata, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (5/5/2026). Menteri Perdagangan Budi Santoso mengungkapkan bahwa ekosistem burung kicau memiliki nilai ekonomi sebesar Rp1,7 triliun hingga Rp2 triliun yang didorong dari berbagai sektor usaha mulai dari peternak burung, pelaku penangkaran (breeding), hingga industri pendukung seperti pakan dan perlengkapan. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/bar
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































