Tyson Fury dan Wach naik ring rebut sabuk WBC METTA Humanitarian

1 day ago 3

Jakarta (ANTARA) - Mantan juara dunia kelas berat (minimum 90,7kg) terpadu Tyson Fury dan Mariusz Wach bersiap naik ring untuk memperebutkan sabuk juara WBC METTA Humanitarian di Stadion Maz Muay Thai, Pattaya, Thailand, 24 Juli mendatang.

World Boxing Council (WBC) dalam laman resminya yang dipantau di Jakarta, Selasa, menjelaskan sabuk juara WBC METTA Humanitarian diciptakan untuk menghargai individu yang karya kemanusiaan dan komitmen sosialnya menghasilkan dampak positif di luar olahraga.

Menurut WBC, sabuk tersebut bukan sekadar simbol kemenangan di atas ring, tetapi juga bentuk apresiasi terhadap petinju yang memanfaatkan popularitas dan pengaruhnya untuk membantu masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan.

Sabuk itu terinspirasi oleh konsep Thailand "Metta", yang berarti kasih sayang, kebaikan, dan kepedulian tanpa pamrih terhadap sesama. Melalui penghargaan ini, WBC ingin menegaskan bahwa tinju tidak hanya melahirkan juara di arena pertandingan, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk mendorong perubahan sosial yang positif.

Baca juga: Duel mantan juara dunia Fury lawan Joshua ditargetkan November 2026

WBC menjelaskan sabuk tersebut akan diperebutkan dalam pertarungan 12 ronde yang mempertemukan petinju Inggris Tyson Fury melawan veteran Polandia, Mariusz Wach. Laga itu diperkirakan menjadi salah satu daya tarik utama dalam rangkaian kegiatan tinju dan amal yang digelar di Pattaya.

Fury, yang pernah menyandang gelar juara dunia World Boxing Association (WBA) Super, International Boxing Association (IBF), World Boxing Organization (WBO), International Boxing Organization (IBO), dan WBC, meski tidak secara bersamaan, mengatakan waktu yang dihabiskannya di Pattaya memberinya kesempatan untuk melihat secara langsung berbagai kebutuhan masyarakat di daerah tersebut.

Pengalaman itu mendorongnya untuk menjadikan pertarungan tersebut lebih dari sekadar ajang olahraga. Petinju berjuluk "The Gypsy King" kemudian berinisiatif mencari organisasi yang dapat menerima seluruh hasil dari penjualan tiket sebagai bentuk kontribusi nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.

Baca juga: Mantan juara dunia Tyson Fury uraikan rencana tiga pertarungannya

Sebelum mengambil keputusan, Fury mempelajari sejumlah organisasi amal yang bergerak di bidang bantuan sosial. Pada akhirnya, ia memilih mendukung Father Ray Foundation, sebuah lembaga yang selama lebih dari 40 tahun memberikan perawatan, pendidikan, dan pendampingan bagi anak-anak kurang mampu, penyandang disabilitas, serta remaja yang terlantar.

Komitmen Fury terhadap kegiatan kemanusiaan menjadi salah satu alasan utama WBC menciptakan sabuk METTA Humanitarian. Organisasi tersebut menilai nilai-nilai yang ditunjukkan Fury sejalan dengan semangat penghargaan yang ingin mereka hadirkan melalui sabuk khusus tersebut.

Dengan demikian, pertarungan melawan Wach tidak hanya akan menentukan pemegang sabuk WBC METTA Humanitarian, tetapi juga menjadi momentum untuk menggalang dukungan bagi kegiatan sosial. WBC berharap ajang itu dapat menunjukkan bahwa olahraga, khususnya tinju, mampu menjadi wadah untuk menyebarkan nilai solidaritas, kepedulian, dan tanggung jawab sosial kepada masyarakat luas.

Baca juga: Juara dunia WBC Dalton Smith dan Alberto Puello naik ring 24 Oktober

Baca juga: WBC berduka kehilangan Hannah Rapp yang meninggal dalam kecelakaan

Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |