Basarnas: Tidak ada korban dalam kebakaran KN SAR Ramawijaya di Jakut

1 day ago 6

Jakarta (ANTARA) - Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta Desiana Kartika Bahari memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran Kapal Negara (KN) SAR Ramawijaya milik Kantor Pencarian dan Pertolongan Mentawai di area perawatan atau docking di Pelabuhan Nizam Zachman, Muara Baru, Jakarta Utara (Jakut), Rabu malam, pukul 18.40 WIB.

“Tidak ada korban dalam peristiwa kebakaran tersebut, baik dari ABK yang sedang melakukan pengawasan maupun pegawai dari perusahaan docking kapal," kata Desiana di Jakarta, Rabu.

Dia mengatakan KN SAR Ramawijaya merupakan kapal SAR sepanjang 40 meter yang dioperasikan oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Mentawai, dan sedang melakukan docking tahunan di Galangan Kapal milik PT Proskuneo Kadarusman.

Kapal KN SAR Ramawijaya terbakar saat melakukan perawatan atau docking tahunan di Galangan Kapal PT Proskuneo Kadarusman, Muara Baru, Jakarta Utara, Rabu (22/7/2026). (ANTARA/HO-Basarnas).

Baca juga: Basarnas konfirmasi kebakaran kapal di Muara Baru Jakut

“Saat insiden terjadi, kapal sedang berada di dok untuk menjalani proses perawatan,” ujar Desiana.

Untuk menangani kebakaran tersebut, kata dia, sebanyak 20 unit mobil pemadam kebakaran dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dikerahkan ke lokasi, dengan didukung oleh personel rescue Kantor SAR Jakarta dari Pos SAR Kepulauan Seribu.

Menurut dia, berkat upaya pemadaman yang dilakukan secara intensif oleh petugas gabungan, kobaran api dapat dikendalikan, dan saat ini telah memasuki tahap pendinginan untuk mencegah munculnya titik api baru.

“Penyebab kebakaran saat ini belum diketahui dan akan diserahkan kepada pihak kepolisian untuk investigasi lebih lanjut,” ungkap Desiana.

Baca juga: Kapal Basarnas dari Mentawai terbakar saat perbaikan di Muara Baru

Baca juga: 25 personel Gulkarmat padamkan kapal terbakar di Muara Baru Jakut

Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |