Seoul: AS tak minta Korsel kerahkan pasukan ke Selat Hormuz

1 day ago 7

Seoul (ANTARA) - Kementerian Luar Negeri Korea Selatan pada Rabu menyatakan bahwa Amerika Serikat tidak meminta Seoul mengirim baik pasukan maupun peralatan militer ke Selat Hormuz.

Sebelumnya pada hari yang sama, surat kabar harian Korea Selatan Dong-A Ilbo melaporkan bahwa AS meminta dukungan dari sekutu, termasuk Korea Selatan, dengan mengajak mereka untuk mengirimkan kapal perang ke Selat Hormuz untuk memastikan kebebasan navigasi.

"Tidak ada permintaan dari AS untuk mengirim pasukan atau peralatan tertentu (ke Selat Hormuz)," kata pernyataan itu.

Namun, Seoul dan Washington terus membahas berbagai isu, termasuk yang terkait dengan kebebasan lalu lintas melalui Selat Hormuz dan kontribusi Korea Selatan terhadap hal itu, kata Kementerian Luar Negeri Korsel.

Kementerian tersebut menyatakan keprihatinan atas meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, dan menambahkan bahwa mereka terus memantau situasi dengan cermat.

Keamanan jalur laut internasional dan kebebasan navigasi adalah kepentingan semua negara dan harus dilindungi berdasarkan hukum internasional, menurut pernyataan tersebut.

Sebelumnya pada 14 Maret, Presiden AS Donald Trump menyerukan kepada China, Prancis, Jepang, Korsel, Inggris, dan negara-negara lain untuk mengirim kapal perang ke Selat Hormuz guna mengamankan navigasi.

Ia memperingatkan sekutu NATO bahwa aliansi tersebut menghadapi "masa depan yang sangat buruk" jika gagal mengamankan selat tersebut.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Baca juga: Korsel akan ikut pertemuan multinasional untuk keamanan Selat Hormuz

Baca juga: Korut: Pasokan senjata AS ke Korsel, Taiwan picu ketegangan kawasan

Baca juga: AS batasi pertukaran intelijen tentang Korut dengan Korsel

Penerjemah: Katriana
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |