1.353 atlet ikuti Jateng Open 2026

1 day ago 10

Semarang (ANTARA) - Sebanyak 1.353 atlet dari pengprov dan pengkot/pengkab Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI), klub-klub atletik di Indonesia, dan dua klub Malaysia mengikuti Kejuaraan Atletik Nasional dan Internasional Jateng Open 2026.

Menurut Ketua Pengprov PASI Jateng Rumini, yang juga Ketua Panitia Jateng Open 2026, jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya diikuti 900-an peserta.

Salah satu kejuaraan atletik terbesar di Indonesia ini diadakan di Stadion Jatidiri Semarang pada 23-25 Juli 2026 dengan melombakan kategori 16 tahun, 18 tahun dan senior.

"Kita harus kerja keras untuk menyukseskan event ini. Salah satunya adalah peran wasit dan juri lomba, juga panitia,’’ kata Rumini di Semarang, Rabu, saat briefing di hadapan wasit/juri di tribun barat Stadion Jatidiri.

Ia memastikan kesiapan peralatan lomba, misalnya stopwatch, kubangan pasir di tempat arena lompat jauh dan jangkit, hingga gawang untuk lari gawang.

Baca juga: Ratusan peserta ikuti kejuaraan Fun Atletik ABK 2026 di Jakarta

Sejumlah atlet juga telah mencoba lintasan dan melakukan pemanasan.

Panitia juga mengerahkan petugas medis yang bersiaga penuh selama kejuaraan berlangsung.

"Kami juga harus kerja keras untuk menjaga kesehatan atlet. Pertolongan pertama langsung menjadi tanggung jawab kami jika ada atlet cedera,," kata Heni Dwi Setyawati, petugas kesehatan.

Untuk lomba hari pertama (23/7) akan dibuka dengan nomor 5.000 meter U18 dan senior putri pukul 05.30 WIB, dilanjutkan nomor 3.000 meter U16 putri, dan 3.000 meter U16 putra.

Selain tiga nomor memperebutkan medali emas, total sesi pagi mendistribusikan delapan medali.

Pada sesi sore hari mulai pukul 14.00 WIB, dimainkan 25 nomor final, diawali lari 110 meter gawang dan 100 meter gawang untuk putri.

Baca juga: Tiga atlet muda Indonesia rebut tiket Kejuaraan Atletik Dunia U20 2026

Pewarta: Zuhdiar Laeis
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |