Slovakia: Uni Eropa harus proteksi perbatasan Schengen

4 hours ago 3

Moskow (ANTARA) - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Slovakia, Matus Sutaj Estok mengatakan Uni Eropa harus memprioritaskan perlindungan perbatasan eksternal kawasan Schengen menyusul situasi migrasi di Spanyol.

Apabila hal itu tidak dilakukan, menurut Estok, negara-negara Eropa berisiko kembali menerapkan kontrol perbatasan sehingga warga mereka kehilangan kebebasan bergerak di kawasan Eropa.

"Saya telah berjanji bahwa saya akan memaparkan posisi kami dan usulan konkret untuk menangani migrasi ilegal di tingkat Eropa, dan hari ini, saya telah melakukannya. Saya menyampaikan hal yang sama kepada rekan-rekan saya, seperti yang saya sampaikan di dalam negeri Slovakia," kata Sutaj Estok dalam pidato melalui rekaman video pada Selasa (4/8).

Estok mengatakan pilihan yang dimiliki Uni Eropa sangat sederhana.

"Kita harus melindungi perbatasan luar Eropa atau kita akan kembali menerapkan pemeriksaan di perbatasan, konvoi, dan waktu tunggu di antara negara-negara anggota Schengen," ujarnya.

Menurut dia, Slovakia siap mengirimkan personel kepolisian beserta perlengkapan keamanan ke Spanyol untuk membantu negara tersebut memperkuat pengamanan perbatasan.

Sementara itu, Menteri Kehakiman Irlandia Jim O'Callaghan menyatakan Uni Eropa harus bersatu mendukung Spanyol dalam memerangi migrasi ilegal. O'Callaghan juga memuji langkah cepat Pemerintah Spanyol dalam menangani krisis migrasi tersebut.

Pekan lalu, Kota Ceuta, enklave Spanyol di Afrika Utara yang berbatasan dengan Maroko, menghadapi lonjakan kedatangan migran ilegal.

Sekitar 60.000 orang memasuki wilayah tersebut hanya dalam satu hari, sementara populasi Kota Ceuta sendiri sekitar 85.000 jiwa.

Para pejabat di sejumlah negara anggota Uni Eropa, termasuk Denmark, Italia, Republik Ceko, dan Finlandia, telah menyerukan penangguhan sementara keanggotaan Spanyol di kawasan Schengen.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA

Baca juga: Oposisi Norwegia desak penangguhan Schengen dengan Spanyol

Baca juga: Krisis Ceuta: Prancis tegaskan Spanyol tak boleh keluar dari Schengen

Penerjemah: Fransiska Ninditya
Editor: Primayanti
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |