Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menilai hasil survei yang dikeluarkan oleh sejumlah lembaga survei politik, hanya memotret dalam momen tertentu saja.
Dia pun mengaku tidak terlalu memusingkan hasil survei terhadap elektabilitas maupun kepuasan publik terhadap Presiden Prabowo Subianto yang merupakan Ketua Umum Partai Gerindra. Pasalnya, dia menilai Prabowo sedang bekerja sebagai Presiden sesuai dengan arahan konstitusi.
"Survei itu kan satu snapshot pada saat itu, seperti orang memotret pada saat itu. Kita tidak tahu metodologinya benar atau tidak atau hasilnya benar apa tidak merefleksikan kenyataan," kata Fadli Zon saat agenda diskusi bersama media di Gedung Kementerian Kebudayaan, Jakarta, Rabu.
Dia mengatakan bahwa transformasi yang tengah dilakukan Presiden melalui berbagai programnya sudah tepat.
Misalnya, kata dia, program Koperasi Desa Merah Putih yang sudah sesuai dengan amanat konstitusi Pasal 33 ayat 1 dan pembentukan Danantara yang sesuai dengan Pasal 33 ayat 2 dan ayat 3.
"Itu konstitusional semua," kata pria yang juga menjabat sebagai Menteri Kebudayaan itu.
Menurut dia, Presiden kini tengah menjalankan ekonomi kerakyatan atau ekonomi Pancasila, di mana negara harus mengintervensi berbagai cabang-cabang kehidupan demi kesejahteraan rakyat.
Sebelumnya, hasil survei SMRC mencatat tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo turun menjadi 51,1 persen pada Juli 2026 dari 81,2 persen pada November 2025.
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari mengatakan pemerintah menjadikan hasil survei opini publik sebagai salah satu bahan evaluasi kebijakan sekaligus mendorong agar penelitian dilakukan lebih mendetail.
Qodari mengatakan pemerintah menghargai seluruh hasil survei sebagai bagian dari mekanisme demokrasi dan masukan dalam proses pengambilan kebijakan.
"Ya, tentu saja kita terus melakukan evaluasi dan memang itu yang dilakukan oleh Bapak Presiden," ujarnya.
Baca juga: Qodari sebut survei opini publik jadi bahan evaluasi pemerintah
Baca juga: Gerindra: Naik-turun hasil survei lumrah terjadi di negara demokrasi
Baca juga: Tanggapi survei SMRC, Istana: Pemerintah bekerja bukan untuk survei
Pewarta: Bagus Ahmad Rizaldi
Editor: Benardy Ferdiansyah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































