Tenaga Ahli KSP: Komunitas kreatif aset ekonomi yang perlu diperkuat

2 hours ago 2
Saya percaya pada 2045 budaya dan talenta menjadi modal utama yang menggerakkan ekonomi Indonesia

Jakarta (ANTARA) - Tenaga Ahli Madya Bidang Budaya dan Ekonomi Kreatif Kedeputian III Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Cheryl Anelia Tanzil mengatakan komunitas kreatif yang berkembang di berbagai daerah di Indonesia merupakan aset yang perlu diperkuat karena diyakini dapat menciptakan kekuatan ekonomi baru berbasis kreativitas dan budaya.

“Saya percaya pada 2045 budaya dan talenta menjadi modal utama yang menggerakkan ekonomi Indonesia," ujar Cheryl dalam acara Road to Talent Fest 2026 di Jakarta, Rabu.

Cheryl mengatakan pengembangan ekosistem talenta kreatif termasuk di bidang seni dan budaya harus menjadi bagian dari strategi pertumbuhan ekonomi jangka panjang Indonesia.

Melalui penguatan ekosistem talenta, sektor budaya diharapkan tidak hanya menghasilkan karya kreatif, tetapi juga menjadi sumber nilai tambah dan penggerak ekonomi menuju Indonesia Emas 2045.

Pengembangan talenta sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan kualitas sumber daya manusia sebagai faktor utama pertumbuhan ekonomi suatu negara.

Namun pembangunan talenta seni budaya tidak bisa dilakukan oleh pemerintah saja, melainkan membutuhkan kolaborasi berbagai pihak mulai dari kementerian, pelaku budaya, akademisi, komunitas, hingga dunia usaha.

Baca juga: KSP: RUU Sistranas jadi perekat sistem transportasi massal nasional

Baca juga: KSP: Pemerintah sempurnakan regulasi terkait LTJ dan unsur radioaktif

Ia menjelaskan Program Manajemen Talenta Nasional (MTN) yang kini menjadi payung pengembangan talenta lintas sektor menjadi wadah untuk berkolaborasi dari berbagai pemangku kepentingan agar talenta yang lahir mampu berkembang menjadi bagian dari ekosistem ekonomi kreatif yang berkelanjutan.

Melalui program tersebut, pemerintah ingin memastikan negara hadir dalam membina, mempromosikan, serta mempertemukan talenta dengan kebutuhan industri melalui pendekatan "link and match".

"Tujuannya bukan hanya melahirkan talenta, tetapi memastikan mereka berdaya, mampu mengembangkan dirinya, memberi manfaat bagi komunitas dan pada akhirnya menciptakan nilai ekonomi," katanya.

Ia menambahkan Indonesia saat ini masih dikenal sebagai negara yang bertumpu pada sektor ekstraksi sumber daya mineral. Namun, dalam jangka panjang, pemerintah ingin mendorong transformasi menuju ekonomi berbasis pengetahuan dan kreativitas.

Road to Talent Fest 2026 bidang seni budaya menjadi bagian dari rangkaian Manajemen Talenta Nasional yang bertujuan memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam pengembangan talenta menuju Indonesia Emas 2045.

Baca juga: KSP: Ekspor mineral tertunda karena kandungan LTJ sudah berjalan lagi

Baca juga: KSP Dudung sebut Bandara Bali Utara penting untuk pemerataan ekonomi

Pewarta: Fitra Ashari
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |