Shanghai catat lonjakan wisatawan asing pada Januari-November 2025

1 month ago 31

Shanghai (ANTARA) - Otoritas pariwisata Shanghai mengatakan bahwa kota tersebut mencatat 6,29 juta kunjungan oleh pemegang paspor asing dalam 11 bulan pertama 2025, meningkat hampir 50 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Kota itu menerima sekitar 8,28 juta wisatawan inbound dari Januari hingga November, naik hampir 40 persen (yoy), melampaui total satu tahun penuh di 2024, demikian menurut Administrasi Kebudayaan dan Pariwisata Kota Shanghai.

Korea Selatan masih menjadi negara sumber wisatawan terbanyak dan bertumbuh paling cepat bagi Shanghai sejak awal tahun ini, dengan sekitar 805.000 kunjungan atau naik 111,4 persen selama periode 11 bulan itu.

Jepang dan Amerika Serikat menyusul di belakangnya, masing-masing dengan 584.000 dan 490.000 kunjungan. Negara lain, termasuk Indonesia dan Italia, juga mencatatkan pertumbuhan yang signifikan.

Lonjakan tersebut disebabkan oleh kebijakan fasilitasi visa China, layanan pariwisata yang lebih baik, dan penawaran pariwisata yang lebih beragam dan mendalam, kata administrasi itu.

Kunjungan wisatawan Rusia melonjak setelah China mengumumkan kebijakan bebas visa bagi pemegang paspor biasa Rusia, yang berlaku mulai 15 September tahun ini hingga 14 September 2026.

Pada November saja, jumlah kunjungan wisatawan Rusia melebihi 50.000, menandai peningkatan lebih dari 70 persen (yoy) dan membukukan pertumbuhan tertinggi di antara negara-negara sumber wisatawan utama pada bulan itu.

Zhong Xiaomin, direktur administrasi tersebut, menyampaikan bahwa pariwisata inbound semakin digerakkan oleh para pelancong independen, memberikan tuntutan yang lebih besar pada layanan publik di seluruh kota dan promosi pariwisata di tingkat distrik.

Seiring makin dekatnya liburan Tahun Baru, Shanghai telah meluncurkan total 120 rute wisata di seluruh 16 distriknya, memadukan lanskap perkotaan modern dan warisan budaya dengan pengalaman yang inovatif dan imersif guna memenuhi kebutuhan perjalanan yang beragam.

Pewarta: Xinhua
Editor: Ade irma Junida
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |