Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pariwisata memberikan rekomendasi destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi dalam rangka merayakan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili.
"Kementerian Pariwisata merekomendasikan destinasi wisata untuk dikunjungi pada libur Imlek 2026, antara lain Singkawang (Kalimantan Barat), Kota Semarang (Jawa Tengah), Kota Solo (Jawa Tengah), Palembang (Sumatera Selatan), Selatpanjang (Riau) dan Jakarta," kata kementerian saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Kamis.
Dalam rangka menyambut perayaan Tahun Baru Imlek dan Cap Go Meh 2026, Kota Singkawang menggelar festival budaya pawai lampion, pentas kesenian budaya Tionghoa, kampung Tionghoa, ritual cuci jalan, dan parade Tatung.
Berikutnya, Kota Semarang yang menjadi salah satu destinasi yang menarik dikunjungi untuk merayakan Tahun Baru Imlek 2026.
Baca juga: Kemenpar bersinergi sediakan kegiatan menarik menyambut Imlek 2026
Perayaan Imlek di Semarang tersebar di beberapa titik, mulai dari Kelenteng Sam Poo Kong hingga Pasar Imlek Semawis dengan menyajikan acara atraksi barongsai, pertunjukan musik dan tari, pagelaran Wayang Potehi, serta bazaar dan jajanan kuliner khas Semarang.
Kota Solo merayakan Imlek di sekitar Pasar Gede yang berdekatan dengan klenteng Tien Kok Sie. Solo Imlek Festival 2026 menampilkan pesta lampion di sekitar Pasar Gede, ritual Pao Oen, Grebeg Sudiro, Festival Cap Go Meh.
Di Palembang perayaan Imlek 2026 digelar di Pulau Kemaro yang berada di tengah-tengah Sungai Musi. Di pulau ini terdapat Pagoda Hok Ceng Bio dan Klenteng Hok Tjing Rio.
Baca juga: ITDC tambah atraksi barongsai-kecak sambut Imlek di Nusa Dua Bali
Puncak perayaan Imlek di Pulau Kemaro digelar saat Cap Go Meh (15 hari setelah tahun baru Imlek) dengan menggelar pertunjukan barongsai, drama tradisional Tiongkok, Wayang Potehi, pertunjukan alat musik tradisional khas Tiongkok, sampai wisata kuliner.
Di Selatpanjang, Riau Imlek dimeriahkan dengan tradisi Cian Cui atau tradisi perang air. Para warga berkeliling dengan becak motor sambil menembakkan pistol air pada orang di sekitarnya.
Sementara itu perayaan Imlek 2026 di Jakarta akan dipusatkan di kawasan Pecenongan, Petak Sembilan Glodok, Taman Budaya Tionghoa (TMII), Old Shanghai (Kelapa Gading), serta kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) dengan kemeriahan hiasan ornamen khas Imlek, atraksi barongsai, dan wisata kuliner yang menyajikan makanan khas masyarakat Tionghoa.
Baca juga: Menpar: Libur Imlek waktu strategis tingkatkan pergerakan wisatawan
"Perlu juga memasukkan Bogor karena di Bogor ada Bogor Street Festival (BSF) Cap Go Meh (CGM) yang masuk dalam KEN 2026. Dan juga Yogyakarta karena biasanya banyak kegiatan Cap Go Meh di sana ada Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY) 2026," ujar mereka.
Selanjutnya Jawa Barat, khususnya Bogor salah satunya dengan perayaan event Cap Go Meh Bogor Street Festival yang merupakan festival budaya tahunan dari tradisi masyarakat Tionghoa yang pada tahun 2026 dilakukan dengan penyesuaian suasana Ramadhan.
Kementerian Pariwisata juga merekomendasikan masyarakat untuk bertualang mencicipi kekayaan gastronomi dengan latar belakang budaya dari berbagai etnis di Indonesia antara lain etnis Tionghoa.
Baca juga: Tren "mudik terbalik" semasa Imlek populer di kalangan muda China
Dalam merayakan Imlek, makanan khas Imlek disajikan dengan berbagai citarasa yang menarik dan menjadi salah satu daya tarik wisata.
Sejumlah makanan khas Imlek yang direkomendasikan antara lain Kue Keranjang, Kue Bulan, Kue Mangkok, Lumpia, Teh Telur, Siu Mie (Mie Panjang Umur), Lontong Sayur Imlek, dan Eight Treasure Soup (Sup Delapan Bentuk).
Sup yang memiliki bahan dasar dari ikan, udang, jamur tungku teripang, perut ikan, kerang kering, jamur hitam, abalone, kacang ginkgo, dan biji lotus ini dipercaya oleh masyarakat Tionghoa akan membawa keberuntungan bagi usaha bisnis di tahun baru.
Baca juga: Menpar tinjau kesiapan destinasi wisata di Semarang jelang Imlek
Pewarta: Hreeloita Dharma Shanti
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































