Jakarta (ANTARA) - Polda Metro Jaya telah melakukan pemeriksaan atau permintaan keterangan dari Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) di Surakarta, Jawa Tengah, pada Rabu (11/2) untuk memenuhi berkas laporan tuduhan ijazah palsu.
"Hal ini dalam rangka memenuhi pemenuhan berkas perkara sebagaimana petunjuk-petunjuk yang sudah disampaikan oleh Kejaksaan DKI yang disampaikan melalui P19 yang kemarin sudah kami terima dan proses pemenuhan atas P19 itu sudah berjalan," kata Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin.
Iman saat ditemui di Jakarta, Kamis, juga menjelaskan, pihaknya sesegara mungkin akan mengirimkan kembali berkas perkara tersebut sebagaimana petunjuk-petunjuk yang disampaikan jaksa penuntut umum (JPU).
Ia menambahkan, pemeriksaan-pemeriksaan dilakukan terhadap saksi, para ahli ataupun terhadap pelapor juga terhadap tersangka.
"Dalam bentuk pemintaan keterangan pengambilan berita acara tambahan semata-mata dalam rangka memenuhi atau melengkapi kelengkapan berkas perkara sehingga kami sebagai aparat penegak hukum dapat menjaga keberimbangan menjaga profesionalisme dan memberikan hak-haknya secara berimbang kepada semua pihak," katanya.
Baca juga: Polda Metro sampaikan perkembangan kasus dugaan ijazah palsu Jokowi
Iman juga berharap dengan upaya yang telah dilakukan ini dapat segera mendapatkan kepastian hukum atas kasus laporan ijazah palsu.
Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menjalani pemeriksaan di Polresta Surakarta, Jawa Tengah, Rabu, terkait laporan tudingan ijazah palsu. "Ya ada pemeriksaan tambahan,” kata Jokowi usai menjalani pemeriksaan sekitar 2,5 jam.
Meski demikian, ia enggan menyampaikan terkait pemeriksaan tersebut. "Untuk keterangan dan penjelasan biar penasehat hukum yang menjelaskan secara rinci. Makasih,” katanya.
Baca juga: Polisi tegaskan tak ada tebang pilih pada kasus ijazah palsu Jokowi
Kuasa hukum Jokowi, Yakup Hasibuan mengatakan, Jokowi datang ke Polresta Surakarta karena memenuhi panggilan dari para penyidik.
“Sore ini Pak Jokowi sebagai warga negara yang baik tentunya memenuhi panggilan dari para penyidik sehubungan dengan pelaporan polisi yang kami ajukan pada Polda Metro Jaya," katanya.
"Jadi kami juga dapat panggilan karena para penyidik juga sedang berada di Surakarta dan infonya minggu ini akan ke Jogja juga untuk memenuhi beberapa keterangan yang diperlukan,” katanya.
Ia mengatakan pada pemeriksaan tersebut Jokowi diberikan sekitar sepuluh pertanyaan oleh para penyidik.
Pewarta: Ilham Kausar
Editor: Sri Muryono
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































