Legislator apresiasi Pertamina dalam penanganan bencana Sumatera

1 hour ago 1

Jakarta (ANTARA) - Sejumlah anggota Komisi VI DPR mengapresiasi Pertamina, yang dinilai sigap menangani sejumlah daerah yang terdampak bencana Sumatera meliputi di Sumatera Barat (Sumbar), Aceh, dan Sumatera Utara.

Menurut anggota Komisi VI DPR Andre Rosiade, Pertamina merupakan salah satu BUMN yang cepat memberikan tanggapan untuk membantu pemerintah menyelesaikan permasalahan bencana alam.

“Saya memberikan apresiasi soal gerak cepat Pertamina, dalam membantu penanganan bencana di Sumatera Barat, Aceh, dan Sumatera Utara di tengah kondisi yang tidak mudah," ujar dia di Jakarta, Kamis.

Andre menyebutkan jajaran Pertamina turun langsung mengatasi masalah di lapangan saat bencana terjadi bahkan General Manager (GM) Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut (Sumatera Bagian Utara) merespons cepat permintaan pengiriman BBM dan bantuan logistik untuk korban yang mengungsi di Sumbar.

Selain itu, tambahnya, Pertamina International Shipping juga bergerak cepat ikut mengamankan distribusi BBM di kawasan bencana.

Hal senada dinyatakan legislator lain Mufti Aimah Nurul Anam, yang juga memberi apresiasi terhadap BUMN migas tersebut dalam merespons bencana di Sumatra.

"Upaya tersebut sangat tidak mudah, sebab terkendala dengan kondisi infrastruktur. Namun tidak sampai satu bulan, kendala BBM sudah terurai,” katanya.

Mufti berharap ke depan agar semua pihak belajar dari bencana tersebut salah satunya standar operasi dalam penanganan untuk penyaluran BBM di daerah bencana.

Sementara itu anggota Komisi VI lainnya Darmadi Durianto mengatakan cepatnya respons BUMN tersebut, tidak lepas dari kepemimpinan Dirut Pertamina Simon Aloysius Mantiri yang selalu sigap menerima masukan di saat kapan pun.

Sebelumnya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi VI DPR dengan Dirut Pertamina, Rabu (11/02) Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri menyatakan perusahaan selalu fokus agar penyaluran energi kepada masyarakat tidak terputus.

"Pada fase kebencanaan, respons kami fokuskan pada pemulihan operasional dan keberlanjutan distribusi energi," katanya.

Terkait upaya yang dilakukan dalam menangani bencana Sumatra, menurut dia dukungan energi yang disalurkan sebanyak 3,287 tabung Bright Gas, Dexlite dan Pertamax sebanyak 405,2 kiloliter (KL), Avtur 253 KL, penyerahan PLTS (pembangkit listrik tenaga surya) sebanyak 15 unit, dan genset sebanyak 36 unit.

Sementara terkait penyaluran LPG 3 kg melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP), lanjutnya Pertamina tetap melakukan monitoring, selain itu penyaluran melalui KDPM tidak akan mematikan agen.

Baca juga: Pertamina Patra Niaga pastikan pasokan BBM tetap andal di Aceh

Baca juga: Pertamina hadirkan trauma healing bagi anak terdampak bencana Sumatera

Baca juga: Pertamina perkuat program pemulihan pascabencana di Sumbagut

Pewarta: Subagyo
Editor: Biqwanto Situmorang
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |