Sembahyang Hari Raya Galungan sebagai simbol kemenangan kebenaran atas kejahatan

1 hour ago 2
  • Rabu, 17 Juni 2026 15:01 WIB

Umat Hindu bersembahyang bersama saat Hari Raya Galungan di Pura Jagatnatha, Denpasar, Bali, Rabu (17/6/2026). Umat Hindu melakukan persembahyangan di tiap-tiap pura di Bali untuk merayakan Hari Raya Galungan yang merupakan hari kemenangan kebenaran (Dharma) atas kejahatan (Adharma). ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/YU

Umat Hindu menyiapkan sesajen saat melakukan persembahyangan bersama Hari Raya Galungan di Pura Jagatnatha, Denpasar, Bali, Rabu (17/6/2026). Umat Hindu melakukan persembahyangan di tiap-tiap pura di Bali untuk merayakan Hari Raya Galungan yang merupakan hari kemenangan kebenaran (Dharma) atas kejahatan (Adharma). ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/YU

Umat Hindu menerima percikan air suci saat persembahyangan Hari Raya Galungan di Pura Giri Indra Lokha, Kota Baru, Jambi, Rabu (17/6/2026). Seratusan umat Hindu setempat melaksanakan persembahyangan Hari Raya Galungan sebagai bentuk ungkapan syukur kepada Tuhan atas kemenangan Dharma (kebenaran) terhadap Adharma (kejahatan). ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/YU

Umat Hindu berdoa saat persembahyangan Hari Raya Galungan di Pura Giri Indra Lokha, Kota Baru, Jambi, Rabu (17/6/2026). Seratusan umat Hindu setempat melaksanakan persembahyangan Hari Raya Galungan sebagai bentuk ungkapan syukur kepada Tuhan atas kemenangan Dharma (kebenaran) terhadap Adharma (kejahatan). ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/YU

Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |