Motor-motor baru yang meluncur pada ajang PRJ 2026

1 hour ago 2

Jakarta (ANTARA) - Produsen otomotif roda dua, kerap kali memanfaatkan Pekan Raya Jakarta (PRJ) sebagai tempat untuk memperkenalkan model terbarunya karena dianggap memiliki peluang yang cukup luas.

Pameran yang diselenggarakan pada 11 Juni hingga 12 Juli 2026 untuk menyambut HUT ke-499 Kota Jakarta itu, memang menyerupai pasar besar yang menawarkan aneka rupa kebutuhan sekunder dan tersier, hingga kuliner khas Jakarta.

Salah satu barang yang banyak menarik perhatian adalah pameran dan penjualan kendaraan bermotor khususnya kendaraan roda dua. Berikut adalah empat kendaraan roda dua dari dua produsen yang menjadikan PRJ sebagai lokasi untuk peluncuran produk terbaru.

Baca juga: Tutup 2025, Kawasaki rilis tiga model baru perkuat segmen premium

Baca juga: Kawasaki 500 dan 500 SE 2025 dibanderol dengan harga Rp100 juta lebih

Kawasaki Modenas Brusky 125

PT KMI memanfaatkan pameran ini dengan meluncurkan tiga motor terbaru dan salah satunya adalah Modenas Brusky 125. Motor berjenis kelamin matik ini, bakal menantang Honda Vario yang sudah lebih dahulu hadir di pasar otomotif Tanah Air.

Untuk menarik perhatian calon konsumen, Modenas Brusky 125 hadir sebagai skuter matik berkapasitas 124,8 cc yang mengusung mesin satu silinder 4-tak SOHC berpendingin udara dengan sistem injeksi bahan bakar elektronik (EFI).

Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga sekitar 9,3 daya kuda (dk) pada 7.500 rpm dan torsi puncak 10 Nm pada 6.000 rpm, yang disalurkan ke roda belakang melalui transmisi otomatis CVT.

Kawasaki Brusky 125 terbaru yang hadir di PRJ 2026. (ANTARA/Kawasaki Indonesia)

Baca juga: Motul jalin kerja sama dengan Kawasaki Indonesia di IIMS 2026

Baca juga: Kawasaki W175 ABS dan W175 Street hadir dengan gaya retro

Dari sisi dimensi, skutik ini memiliki panjang 1.890 mm, lebar 850 mm, tinggi 1.150 mm, serta jarak sumbu roda 1.250 mm. Tinggi joknya berada di angka 760 mm dengan bobot sekitar 108 kg.

Kawasaki Modenas Brusky 125 dibekali tangki bahan bakar berkapasitas 5,1 liter dan ruang penyimpanan di bawah jok sebesar 14 liter.

Pada sektor kaki-kaki, motor ini menggunakan suspensi depan teleskopik dan peredam kejut belakang tunggal (monoshock).

Motor matik ini juga sudah dibekali dengan sejumlah fitur modern seperti lampu depan dan belakang LED, panel instrumen kombinasi analog-digital, port pengisian daya USB, lampu hazard, serta sistem starter elektrik yang masih dilengkapi kick starter sebagai cadangan.

Kawasaki KLX150 XPL

Untuk motor kedua yang dibawa pada ajang PRJ 2026, PT KMI menghadirkan keluarga baru dari KLX150 yang dirancang untuk penggunaan dual purpose.

Motor ini dibekali mesin satu silinder 144 cc, 4-tak, SOHC, berpendingin udara dengan sistem suplai bahan bakar injeksi.

Tenaga yang dihasilkan mencapai sekitar 11,5 dk pada 8.000 rpm dengan torsi 11,3 Nm pada 6.500 rpm, yang disalurkan melalui transmisi manual lima percepatan.

Untuk menunjang kemampuan melibas berbagai kondisi jalan, KLX150 XPL menggunakan suspensi depan upside down (USD) berdiameter 35 mm dan suspensi belakang Uni Trak yang dapat diatur tingkat preload-nya.

Motor ini mengandalkan velg jari-jari berukuran 21 inci di depan dan 18 inci di belakang yang dibalut ban dual purpose.

Dari sisi dimensi, motor ini memiliki ground clearance tinggi serta bobot sekitar 118 kg, yang mendukung karakter pengendaraan di medan off-road ringan maupun penggunaan sehari-hari. Sistem pengereman mengandalkan cakram pada roda depan dan belakang.

Kawasaki juga membekali KLX150 XPL dengan sejumlah fitur penunjang, seperti lampu LED, panel instrumen digital, hand guard, skid plate pelindung mesin, serta desain grafis baru yang menegaskan karakter petualangnya.

Kombinasi tersebut menjadikan KLX150 XPL sebagai salah satu pilihan motor trail 150 cc yang ditujukan bagi pengendara yang membutuhkan kendaraan serbaguna untuk jalan aspal maupun jalur nonaspal.

Baca juga: Yamaha berupaya memperkuat posisi di pasar domestik

Kawasaki Teryx H2

Berbeda dengan dua kendaraan yang dibawanya, Kawasaki Teryx H2 merupakan kendaraan side-by-side (SxS) performa tinggi yang dibekali mesin empat silinder segaris 999 cc berpendingin cairan dengan teknologi supercharger.

Mesin tersebut menghasilkan tenaga lebih dari 250 hp dan dipadukan dengan transmisi otomatis CVT serta sistem penggerak empat roda (4WD), sehingga dirancang untuk menghadapi berbagai medan off-road dengan karakter performa yang agresif.

Untuk menunjang kemampuan jelajah, Teryx H2 menggunakan suspensi independen dengan travel panjang pada keempat roda, serta ground clearance yang tinggi.

Sistem pengereman mengandalkan cakram hidrolik di depan dan belakang, sementara ban berukuran besar dipasang untuk memberikan traksi optimal di medan tanah, bebatuan, maupun pasir.

Kendaraan ini juga dilengkapi sejumlah fitur modern, seperti mode berkendara yang dapat dipilih, power steering elektrik, panel instrumen digital, serta kabin dengan konfigurasi empat tempat duduk yang dilengkapi sabuk pengaman dan rangka pelindung (ROPS).

Kombinasi mesin supercharged dan perangkat pendukung tersebut menjadikan Kawasaki Teryx H2 sebagai salah satu kendaraan rekreasi off-road berperforma tinggi di segmennya.

Yamaha MX King 150 Prima Pramac Livery

​​​​​​​Produsen asal Jepang, Yamaha juga tidak ingin tertinggal dalam memanfaatkan momentum tersebut. Dalam pameran ini, Yamaha Indonesia menyajikan motor bebek MX King spesial edisi yakni Yamaha MX King 150 Prima Pramac Livery.

Yamaha MX King 150 Prima Pramac Livery hadir sebagai varian edisi khusus yang terinspirasi dari corak tim Prima Pramac Yamaha MotoGP. Motor bebek sport ini diperkenalkan pada ajang Jakarta Fair Kemayoran 2026 dan diproduksi secara terbatas sebanyak 2.000 unit untuk pasar Indonesia.

Secara teknis, model ini tetap mengandalkan mesin satu silinder 150 cc, 4-katup, berpendingin cairan dengan sistem injeksi bahan bakar.

Mesin tersebut menghasilkan tenaga sebesar 11,3 kW pada 8.500 rpm dan torsi puncak 13,8 Nm pada 7.000 rpm, yang disalurkan melalui transmisi manual lima percepatan.

Di sektor fitur, MX King 150 Prima Pramac Livery dibekali lampu depan LED tiga elemen, panel instrumen digital, lampu hazard, suspensi belakang monoshock, rem cakram di kedua roda, serta ban tubeless lebar yang dipadukan dengan pelek 17 inci.

Perbedaan utama dibandingkan varian standar terletak pada penggunaan grafis khusus bernuansa balap yang mengadopsi identitas tim Prima Pramac Yamaha MotoGP.

Kehadiran livery tersebut menambah pilihan di lini MX King 150 yang sebelumnya telah diisi oleh varian reguler dan edisi khusus Yamaha 70th Anniversary.

Baca juga: Yamaha masih pelajari pasar motor listrik di Indonesia

Baca juga: Aprilia dan Yamaha gunakan "wildcards" di MotoGP Spanyol

Baca juga: Yamaha segarkan Gear Ultima dengan warna dan teknologi baru

Pewarta:
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2026

Read Entire Article
Rakyat news | | | |