Pangkalpinang (ANTARA) - Tim SAR gabungan Kepulauan Bangka Belitung (Babel) berhasil mengevakuasi tiga nelayan yang menjadi korban kapal tenggelam di Perairan Pulau Lampu Belinyu, Kabupaten Bangka, karena dihantam ombak besar dan cuaca buruk.
"Alhamdulillah, ketiga korban dapat selamat dan dengan keberhasilan ini maka operasi SAR dinyatakan ditutup," kata Kepala Kantor Basarnas Pangkalpinang Mikel Rachman Junika di Pangkalpinang, Sabtu.
Ia mengatakan tim SAR gabungan yang dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU) berhasil mengevakuasi tiga orang nelayan atas nama Iskandar (32), Aldiansyah (30) dan Ajis (28), di Pulau Lampu dan membawanya ke Dermaga Mantung, Kecamatan Belnyu, Kabupaten Bangka.
Baca juga: SAR gabungan Babel temukan nelayan hilang kontak di perairan Belinyu
"Tim gabungan berhasil mengevakuasi Iskandar dan Aldiansyah yang bertahan di Pulau Lampu dan membawanya ke Dermaga Mantung. Kabar baik menyusul tak lama kemudian, dimana korban ketiga, Ajis, yang sempat hilang kontak ditemukan selamat oleh warga setelah berhasil berenang hingga ke Pantai Penyusuk," katanya.
Ia menyatakan kejadian ini bermula saat kapal yang diawaki tiga orang tersebut berangkat dari Dermaga Mantung Belinyu menuju perairan Pantai Pesaren pada pukul 11.05 WIB.
Namun saat melintas di Perairan Pulau Lampu, lanjutnya, kapal mereka dihantam gelombang tinggi hingga tenggelam. Ketiga korban terpaksa berenang untuk menyelamatkan diri.
Baca juga: Tim SAR Babel evakuasi ABK TB Kawan Kita XI di Perairan Pulau Seliu
"Dua korban atas nama Iskandar dan Aldiansyah berhasil berenang mencapai Pulau Lampu. Sementara rekannya, Ajis, sempat terpisah dan tidak terlihat di belakang mereka," ujarnya.
Menerima laporan permintaan bantuan dari korban yang selamat, Kantor SAR Pangkalpinang segera mengerahkan tim rescue dari Unit Siaga SAR (USS) Belinyu. Operasi ini melibatkan unsur gabungan dari TNI AL, Ditpolairud Polda Babel, Satpolair Polres Bangka, Polsek Belinyu, serta nelayan setempat.
"Dalam pencarian korban, tim dibagi menjadi dua SRU. SRU Laut menggunakan kapal SBU milik Polda Babel menuju Pulau Lampu, sedangkan SRU Darat menyisir ke arah Pantai Penyusuk," katanya.
Baca juga: SAR Babel temukan nelayan hilang kontak di Perairan Bebuar
Pewarta: Aprionis
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































