Presiden Lula desak pembebasan aktivis Brazil yang ditahan Israel

11 hours ago 4

Istanbul (ANTARA) - Presiden Brazil Luiz Inacio Lula da Silva menyerukan pembebasan segera para aktivis Global Sumud Flotilla yang ditahan oleh pasukan Israel ketika menjalankan misi kemanusiaan ke Gaza.

“Terus menahan warga negara Brazil, Thiago Avila, anggota armada Global Sumud, adalah tindakan yang tidak dapat dibenarkan oleh pemerintah Israel,” tulis Lula di platform media sosial X pada Selasa (5/5).

Ia mengatakan situasi tersebut “menimbulkan kekhawatiran besar dan harus dikutuk oleh semua pihak” karena pencegatan para aktivis di perairan internasional telah melanggar hukum internasional.

Pasukan Israel menyerang armada bantuan kemanusiaan Global Sumud Flotilla pada 30 April di dekat pulau Kreta, Yunani, sekitar 966 kilometer dari Gaza.

Kelompok advokasi Israel Adalah mengatakan Avila dan warga negara Spanyol, Saif Abukeshek, telah menerima “ancaman kematian” saat ditahan dalam isolasi di bawah lampu terus menerus selama 24 jam.

Para aktivis tersebut diperkirakan akan tetap ditahan hingga 10 Mei.

“Oleh karena itu, pemerintah kami, bersama dengan pemerintah Spanyol, yang warganya juga ditahan, menuntut agar keduanya mendapat jaminan keamanan penuh dan segera dibebaskan,” kata Lula.

Sumber: Anadolu

Baca juga: Pekerja kemanusiaan ingatkan minimnya perawatan prostetik di Gaza

Baca juga: Hamas sebut ancaman Israel untuk lanjutkan perang di Gaza langgar gencatan senjata dan rencana Trump

Penerjemah: Yashinta Difa
Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |