PM Italia Meloni: Selamat Peter Magyar, terima kasih 'kawan' Orban

3 hours ago 3

Italia (ANTARA) - Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengucapkan selamat kepada Peter Magyar setelah Partai Tisza yang pro-Uni Eropa memang pada pemilihan parlemen Hungari pada Ahad (12/4).

Meloni sekaligus menyampaikan terima kasih kepada Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban, yang masa jabatannya selama 16 tahun sebagai pemimpin negara berakhir.

"Selamat kepada Peter Magyar atas kemenangan telak dalam pemilihan umum. Pemerintah Italia mengucapkan selamat mengemban tugas," kata Meloni melalui medsos X.

"Saya berterima kasih kepada kawan saya Viktor Orban atas kerja sama yang intens selama bertahun-tahun ini, dan saya tahu bahwa dia akan terus mengabdi kepada negara dari pihak oposisi juga".

Meloni menjelaskan bahwa Italia dan Hungaria adalah negara-negara yang terikat oleh ikatan persahabatan yang mendalam.

Ia yakin bahwa kedua negara akan terus bekerja sama dalam semangat yang membangun demi kepentingan rakyat serta menghadapi tantangan bersama di tingkat Eropa maupun global.

Pemimpin Partai Demokrat (PD) sayap kiri tengah Italia, Elly Schlein menyebutkan bahwa hasil pemilu Hungaria merupakan kekalahan bagi Meloni, ketua partai Brothers of Italy (FdI) sayap kanan dan bagi Presiden AS Donald Trump.

"Era kedaulatan sayap kanan telah berakhir," kata Schlein kepada stasiun TV La7. "Kebebasan, demokrasi, dan keinginan untuk Eropa telah menang".

"Orban kalah, dan bersamanya, Trump, Meloni, dan (Wakil Perdana Menteri, Menteri Transportasi dan pemimpin Liga Matteo) Salvini kalah dengan video memalukan mereka yang mendukung Orban dan otokrasinya," katanya.

Menurutnya, berita dari Hungaria sungguh luar biasa. "Ini adalah angin harapan dan perubahan", ucapnya.

Sumber: ANSA

Baca juga: Menang pemilu, Peter Magyar dorong pemerintahan baru Hungaria

Baca juga: Partai Tisza unggul pada Pemilu Hungaria

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Azis Kurmala
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |