Bio Farma Group kolaborasi lintas sektor perluas akses pasar global

3 hours ago 3

Jakarta (ANTARA) - Bio Farma Group memperkuat diplomasi kesehatan melalui kolaborasi lintas sektor untuk memperluas akses pasar global dan meningkatkan daya saing industri farmasi nasional.

Direktur Komersial PT Kimia Farma (Persero) Tbk Hanadi Setiarto mengatakan sinergi dengan Kementerian Luar Negeri menjadi langkah strategis dalam membuka peluang pasar global.

“Agenda ini merupakan momentum strategis untuk memperluas akses pasar global sekaligus memperkuat peran Indonesia dalam diplomasi kesehatan,” kata Hanadi berdasarkan keterangannya, Jakarta, Senin.

Ia menambahkan perusahaan terus meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi agar mampu bersaing di tingkat internasional.

Sementara itu, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT Bio Farma (Persero) Jeffri Susanto menyebut integrasi dalam Bio Farma Group menjadi kekuatan utama dalam meningkatkan daya saing industri farmasi nasional.

“Sebagai satu ekosistem, Bio Farma Group memiliki kekuatan sinergi yang saling melengkapi, mulai dari pengembangan, produksi, hingga distribusi,” ujar Jeffri.

Menurut dia, integrasi tersebut juga berperan dalam memperkuat ketahanan kesehatan nasional sekaligus mendukung ekspansi Indonesia di pasar kesehatan global.

Bio Farma Group menilai kolaborasi lintas sektor dan lintas negara menjadi faktor penting dalam mendorong pengembangan pasar ekspor farmasi nasional.

Sebagai informasi, PT Bio Farma (Persero) merupakan perusahaan induk holding BUMN farmasi yang bergerak di bidang life science dengan kapasitas produksi lebih dari 3,4 miliar dosis vaksin per tahun dan telah mengekspor produk ke lebih dari 150 negara.

Selain itu, PT Kimia Farma (Persero) Tbk sebagai bagian dari holding memiliki sembilan fasilitas produksi, 44 cabang distribusi, lebih dari 1.000 jaringan apotek, lebih dari 350 klinik kesehatan, serta 65 laboratorium medis di seluruh Indonesia.

Perusahaan menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan daya saing produk dan memperluas kolaborasi strategis guna memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra kesehatan global.

Baca juga: BP BUMN tegaskan langkah transformasi BUMN sektor kesehatan

Baca juga: Indofarma siap lanjutkan upaya restrukturisasi di 2026

Baca juga: Bio Farma pastikan layanan kesehatan jangkau korban banjir di Aceh

Pewarta: Aria Ananda
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |