Pertamina Patra Niaga wujudkan pengelolaan limbah lewat SI CADIAK

1 hour ago 2

Jakarta (ANTARA) - Pertamina Patra Niaga mewujudkan pengelolaan limbah produktif berbasis masyarakat melalui inovasi Sistem Inovasi Cerdas Kelola Limbah (SI CADIAK) sebagai salah satu komitmen perusahaan untuk mendorong pemberdayaan warga berbasis potensi lokal.

“Ini jadi contoh nyata bagaimana kolaborasi antara Pertamina Patra Niaga dan warga mampu menghadirkan solusi berkelanjutan. Tak hanya selesaikan persoalan limbah, tetapi juga menciptakan nilai ekonomi, memperkuat ketahanan energi berbasis biogas, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Nagari secara inklusif,” ujar Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth M. V. Dumatubun dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa.

Dia menegaskan bahwa program ini menjadi salah satu program andalan perusahaan dalam mendukung pemenuhan kriteria Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER).

Pendekatan berbasis inovasi dan dampak terukur yang diterapkan tidak hanya memberikan manfaat nyata di lokasi pelaksanaan, tetapi juga menjadi tolak ukur praktik pengelolaan limbah produktif berbasis masyarakat yang dapat diimplementasikan di berbagai daerah lain.

Baca juga: Proyek JSDP Perkuat Asta Cita melalui Pengelolaan Air Limbah Berkelanjutan di Jakarta

Ia menyebutkan, untuk memperkuat kinerja lingkungan dan sosial secara berkelanjutan, dibutuhkan pendekatan terintegrasi yang tidak hanya berfokus pada perlindungan lingkungan, tetapi juga pemberdayaan masyarakat serta pengukuran dampak yang terstruktur dan terukur.

Di Nagari Padang Toboh, tantangan pengelolaan limbah pertanian dan peternakan menjadi salah satu isu utama. Berangkat dari kondisi tersebut, Pertamina Patra Niaga melalui unit Aviation Fuel Terminal (AFT) Minangkabau menghadirkan program itu sebagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berbasis ekonomi sirkular.

Limbah pertanian yang sebelumnya belum dikelola secara optimal kini diposisikan bukan lagi sebagai sisa hasil panen, melainkan sebagai sumber daya bernilai yang dapat dimanfaatkan secara produktif.

Dengan pendekatan eco-inovasi, jerami diolah secara berkelanjutan untuk menekan praktik pembakaran terbuka, meminimalkan dampak lingkungan, sekaligus meningkatkan efektivitas pemanfaatan potensi lokal.

Baca juga: KLH ingatkan industri, pengelolaan sampah jadi penilaian wajib PROPER

"Kongkretnya, program ini mengubah limbah jerami dan kotoran ternak menjadi produk bernilai ekonomi sekaligus ramah lingkungan," katanya.

Hasilnya, sebanyak 894 ton jerami per tahun dan 864 ton kotoran ternak diolah menjadi kompos, bioetanol, parfum jerami ramah lingkungan bernama ARUWA, mendukung Program Sawah Pokok Murah, serta menghasilkan energi baru terbarukan melalui PLTS yang dimanfaatkan untuk mendukung Learning Center UKASEMA.

Dampaknya, signifikan, antara lain penurunan emisi hingga 1.305 ton CO₂e per tahun, pengurangan kasus ISPA sampai 80 persen dalam periode 2022–2025, serta peningkatan pendapatan masyarakat hingga 63 persen melalui diversifikasi produk dan efisiensi biaya pertanian.

Inisiatif ini selaras dengan komitmen terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (sustainable development goals/SDGs), khususnya poin pertama (tanpa kemiskinan) melalui peningkatan pendapatan masyarakat dan poin delapan (pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi) melalui penciptaan nilai tambah ekonomi lokal.

Baca juga: Danantara sebut sekitar 120 perusahaan tertarik proyek waste to energy

Kemudian, poin 12 (konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab) melalui pengelolaan limbah berkelanjutan, serta poin 13 (penanganan perubahan iklim) melalui pengurangan emisi dari praktik pembakaran jerami.

Dengan demikian, tambahnya, program ini tidak hanya memberikan dampak lokal, tetapi juga berkontribusi pada agenda pembangunan berkelanjutan nasional.

Pewarta: Suharsana Aji Sasra J C
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |