Jakarta (ANTARA) - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, RS Kemenkes Surabaya ditetapkan sebagai salah satu rumah sakit bertaraf internasional yang dikembangkan pemerintah, karena menghadirkan layanan kesehatan modern yang selama ini menjadi alasan masyarakat berobat ke luar negeri.
Budi mengatakan di Jakarta, Sabtu, menyatakan bahwa RS Kemenkes Surabaya membuktikan bahwa rumah sakit dalam negeri mampu bersaing dengan fasilitas kesehatan luar negeri, dari segi infrastruktur, peralatan, dan teknologi medis canggih.
“RS Kemenkes Surabaya ini contoh nyata. Infrastruktur rumah sakitnya bagus, alatnya lengkap, dan teknologinya sudah setara internasional,” ujarnya.
Dia menjelaskan bahwa pembangunan dan peningkatan kualitas rumah sakit merupakan salah satu fokus Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah menargetkan pembangunan dan peningkatan 66 rumah sakit rujukan di berbagai daerah, dengan sebagian di antaranya telah selesai dan beroperasi.
Baca juga: Menkes: CKG 2026 gratiskan tindak pencegahan guna pastikan warga sehat
"Gedung rumah sakit itu bisa selesai kurang dari dua tahun. Alat kesehatannya sekitar 18 bulan sudah masuk. Ini percepatan yang luar biasa," katanya.
Selain infrastruktur, RS Kemenkes Surabaya telah dilengkapi dengan teknologi medis berstandar tinggi, seperti PET-Scan dan teknologi bedah minimal invasif. Kehadiran fasilitas tersebut memungkinkan masyarakat memperoleh layanan diagnosis dan tindakan medis canggih tanpa harus berobat ke luar negeri.
“Kalau alat canggih ini sudah ada di Surabaya dan daerah lain, masyarakat tidak perlu lagi ke Singapura atau Malaysia hanya untuk periksa atau operasi,” dia menambahkan.
Dia mengatakan, kualitas layanan kesehatan Indonesia saat ini tidak kalah dengan negara lain, baik dari sisi teknologi maupun kompetensi tenaga medis. Menurutnya, dokter Indonesia memiliki jam terbang tinggi karena menangani kasus yang beragam dan kompleks.
Baca juga: Menkes: Pendidikan spesialis berbasis RS beri peluang bagi anak daerah
Pemerintah juga mendorong promosi layanan rumah sakit dalam negeri agar masyarakat mengetahui perkembangan layanan kesehatan nasional dan semakin percaya untuk berobat di dalam negeri.
“Kita sudah punya rumah sakit bagus, alat lengkap, dokter hebat. Kalau semua ini berjalan, masyarakat tidak perlu lagi berobat ke luar negeri,” katanya.
Baca juga: Menkes: Pemerintah berupaya akselerasikan kompetensi dokter spesialis
Pewarta: Mecca Yumna Ning Prisie
Editor: Sambas
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































