Jakarta (ANTARA) - Pelatih tim putri SMA Jubilee Jakarta Christian Andy Hermawan mengatakan kemenangan 36-32 atas SMAN 70 Jakarta, dalam final DBL Jakarta 2025, di Indonesia Arena, Jakarta, Jumat, merupakan hasil kerja keras, disiplin, dan semangat para pemain.
Menurut dia, semangat yang tetap membara dari Tasya Kusuma Dewi dan kawan-kawan hingga babak tambahan berhasil memutus dominasi lawan pada empat edisi sebelumnya turnamen basket pelajar tersebut.
"Kami harus lebih berjuang dalam permainan karena tidak punya bayangan akan bermain seperti apa dan bagaimana melawan mereka (SMAN 70 Jakarta). Jadi, yang penting seperti tahun sebelumnya, kami berusaha setiap kuarter selalu tight game," kata Christian.
Dia menyadari pertandingan final tidak akan mudah mengingat kedua tim tidak saling berjumpa selama setahun.
Christian menekankan fokus utama Jubilee dalam laga final adalah memperkuat pertahanan demi menghindari kesalahan pada final musim lalu.
Dia menyebut konsistensi dalam menjaga pertahanan menjadi kunci tim dalam menemukan ritme untuk memaksimalkan serangan.
Baca juga: Tim putri SMAN 70 evaluasi total setelah dikalahkan Jubilee
Sepanjang tiga kuarter awal, lanjut dia, para pemain berhasil menjaga momentum tersebut sebelum mendapatkan peluang untuk memaksakan overtime.
Dia menambahkan, babak tambahan menjadi momen paling krusial karena kesalahan kecil dapat menentukan hasil akhir. Namun kepercayaan diri para pemain dalam menjaga lawan pada fase-fase penting membuat Jubilee membalikkan keadaan.
Momentum positif itu kemudian mengantar mereka meraih gelar yang telah lama mereka incar.
Kapten dan guard tim putri SMA Jubilee Jakarta, Tasya Kusuma Dewi, bangga akhirnya menutup tahun terakhirnya dengan gelar juara.
"Selama tiga tahun sebelumnya selalu kalah di final dan akhirnya tahun ini bisa menghasilkan gelar untuk pelatih dan SMA Jubilee," kata dia.
Dia berharap, tradisi juara diteruskan angkatan berikutnya dengan tetap menjaga fokus dan semangat.
Baca juga: Tim putri SMA Jubilee Jakarta juara DBL Jakarta 2025
Pewarta: Donny Aditra
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































