Banda Aceh (ANTARA) - Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem mengingatkan kepada jamaah calon haji (JCH) Aceh agar membersihkan hati demi kesempurnaan ibadah, mempersiapkan diri secara lahir dan batin, serta selalu menjaga kesehatan selama di Tanah Suci.
“Jangan curiga kepada sesama, bersihkan hati. Itu menjadi salah satu bagian penting dalam kesempurnaan ibadah haji,” katanya saat melepas keberangkatan JCH Aceh kloter pertama di Asrama Haji Embarkasi Aceh, Banda Aceh, Selasa.
Mualem menekankan pentingnya membersihkan hati dari sifat hasad, dengki, dendam, dan kesombongan sebelum menginjakkan kaki di Tanah Suci. Karena hati yang tidak bersih dapat memengaruhi kualitas ibadah.
Selain kesiapan mental, Mualem juga mengingatkan bahwa ibadah haji membutuhkan kekuatan fisik, terutama saat menjalani rangkaian sai, tawaf, dan lempar jumrah.
"Karena itu, menjaga kesabaran, keikhlasan, serta menjunjung tinggi kebersamaan selama di Tanah Suci," ujarnya.
Baca juga: Pemkab Sigi: 100 calon haji siap diberangkatkan
Dalam kesempatan ini, Mualem turut menyampaikan kemungkinan adanya dukungan dana wakaf Baitul Asyi bagi jamaah calon haji Aceh, berkisar antara 2.500 hingga 3.000 riyal pada tahun ini, meningkat dari tahun sebelumnya yang 2.000 riyal.
Selain itu, Mualem juga menegaskan pentingnya peran petugas haji dalam memantau dan mengawal para jamaah agar seluruh proses ibadah berjalan tertib dan aman.
“Fokus kita adalah ibadah. Mudah-mudahan saat wukuf, Allah SWT menerima seluruh amal ibadah kita dan kita kembali seperti bayi tanpa dosa,” demikian Mualem.
Jumlah JCH Embarkasi Aceh tahun ini sebanyak 5.500 orang termasuk petugas kloter, dengan rincian laki-laki 2.174 orang dan perempuan 3.326 orang. Mereka terbagi dalam 14 kloter.
JCH terbanyak berasal dari Kota Banda Aceh berjumlah 692 orang, sedangkan yang paling sedikit adalah Kabupaten Simeulue 27 orang. Seluruh JCH diberangkatkan mulai 6 Mei sampai 20 Mei 2026 melalui bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Aceh Besar.
Baca juga: PPIH: Calon haji tertua di Aceh berusia 101 tahun dan termuda 15 tahun
Pewarta: Rahmat Fajri
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































