Jakarta (ANTARA) - Bulgaria membantai Kepulauan Solomon dengan 10-2 pada pertandingan uji coba FIFA Series 2026 di Stadion Madya, Jakarta, Jumat.
Memulai babak pertama, Bulgaria langsung mendominasi laga.
Marin Petkov membuka keunggulan untuk Bulgaria setelah tembakannya pada menit kelima menembus gawang Kepulauan Solomon.
Tak perlu waktu lama, Bulgaria menggandakan keunggulan setelah Yordanov sukses mengeksekusi tendangan penalti.
Solomon memperkecil kedudukan pada menit ke-29. Raphael Le’ai yang menjadi algojo titik putih membuat kedudukan berubah 1-2.
Filip Krastev menjadi momok menakutkan bagi Solomon. Tembakannya pada menit ke-39 membawa Bulgaria unggul 3-1.
Krastev kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah mengeksekusi umpan matang Iliev dengan sempurna.
Baca juga: Bulgaria andalkan pemain-pemain muda pada FIFA Series 2026
Petkov membawa Bulgaria kian nyaman saat turun minum setelah menutup babak pertama dengan 5-1.
Pada babak kedua, Bulgaria tetap tampil agresif. Pada menit ke-53, Nikolov membawa Bulgaria unggul 6-1.
Sepuluh menit kemudian, Rusev yang maju sebagai algojo penalti membawa kedudukan berubah 7-1 untuk Bulgaria.
Dua menit kemudian giliran Balov mencatatkan namanya di papan skor setelah menerima umpan manis dari Iliev.
Pada menit ke-70, Le’ai membawa Solomon memperkecil kedudukan menjadi 2-8.
Pesta Bulgaria tak berhenti disitu, brace Nikolov pada menit ke-81 dan tambahan waktu babak kedua menutup pertandingan 10-2 untuk Bulgaria.
Bulgaria mencapai final dan menunggu calon lawan dari pemenang laga Indonesia menghadapi Saint Kitts and Navis.
Baca juga: Pelatih Bulgaria tidak pandang remeh Kepulauan Solomon
Susunan pemain:
Kepulauan Solomon (4-3-3): Philip Mango (PG); Gordon Iro, Justin Wae, David Supa, Junior David; Atken Kaua, William Komasi, Don Keana; Rovu Boyers, Bobby Lesile, Raphael Le’ai.
Bulgaria (4-3-3): Daniel Naumov (PG); Ivan Turitsov, Emil Tsenov, Teodor Ivanov, Hristiyan Petrov; Filip Krastev, Andrian Kraev, Dominik Yankov; Marin Petkov, Tonislav Yordanov, Zdravko Dimitrov.
Pewarta: Fajar Satriyo
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































