Jakarta (ANTARA) - Anggota Komisi VII DPR RI Hendry Munief mengatakan bahwa organisasi kemasyarakatan (Ormas) islam Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU) perlu berkolaborasi menyatukan potensi umat demi memberdayakan ekonomi.
Dia mengatakan kedua ormas tersebut adalah organisasi keagamaan terbesar di Indonesia. Keduanya, kata dia, turut berfokus pengembangan ekonomi umat karena amal usaha kedua ormas tersebut telah menyebar merata ke berbagai sektor.
"Kebetulan saya di Komisi VII, yang membidangi UMKM, Pariwisata, Ekraf dan perindustrian. Keempat bidang ini adalah pemberdayaan ekonomi masyarakat. Mudah-mudahan dengan kolaborasi nantinya, saya dapat berkontribusi mengembangkan ekonomi umat bersama NU dan Muhammadiah," kata Hendry dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Jumat.
Dia menyampaikan hal itu ketika bersilaturahmi dengan Ketua Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama (PW NU) dan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Provinsi Riau. Dia pun saling berdiskusi dan bertukar pikiran terkait perkembangan pelayanan kepada umat.
Menurut dia, silaturahmi itu penting dilakukan karena sebagai anggota DPR RI sudah menjadi kewajiban untuk mengumpulkan berbagai aspirasi masyarakat yang akan diperjuangkan di Senayan.
"Dalam rangka momentum Lebaran, sekalian kita menyempatkan berdiskusi banyak hal, khususnya yang kita pertajam adalah pengembangan ekonomi umat," kata dia.
Baca juga: Anggota DPR ingatkan masyarakat jaga keselamatan-ketertiban saat mudik
Baca juga: Anggota DPR minta pemda maksimalkan masjid jadi 'rest area'
Baca juga: Anggota Komisi VII dukung sektor ekraf akses dana KUR dan jadi agunan
Pewarta: Bagus Ahmad Rizaldi
Editor: Agus Setiawan
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































