Anggota DPR: Pembekalan LPDP oleh TNI perlu dikaji ulang

23 hours ago 2

Jakarta (ANTARA) - Anggota Komisi I DPR RI T.B. Hasanuddin mengatakan pembekalan bagi penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) oleh TNI perlu dikaji ulang agar tidak bertentangan dengan ketentuan perundang-undangan serta tidak mengganggu profesionalisme TNI sebagai alat pertahanan negara.

Pembekalan tersebut, kata Hasanuddin, mencakup materi kesiapan mental, kedisiplinan, kepemimpinan, serta penanaman nilai cinta tanah air, dan pembentukan karakter.

"Pelibatan TNI dalam konteks ini perlu ditinjau ulang. Kita harus memastikan bahwa setiap institusi negara bekerja sesuai tugas pokok dan fungsinya,” kata Hasanuddin di Jakarta, Selasa.

Menurut dia, Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025 tentang perubahan atas UU TNI mengatur secara jelas tugas TNI, termasuk dalam kerangka operasi militer selain perang (OMSP) yang mencakup 16 jenis tugas.

Namun, dia mengatakan tidak terdapat mandat yang secara spesifik mengatur peran TNI sebagai pemateri dalam pembekalan penerima beasiswa.

"Dalam daftar tugas OMSP tidak ada yang secara langsung berkaitan dengan peran sebagai pengajar dalam program pembekalan beasiswa. Ini penting untuk menjadi perhatian agar tidak terjadi perluasan peran di luar koridor hukum," katanya.

Di samping itu, Hasanuddin juga mengingatkan agar instansi pemerintah tidak melibatkan TNI di luar tugas utamanya karena hal tersebut berpotensi memengaruhi fokus, profesionalisme, dan kesiapsiagaan TNI.

Jika TNI semakin sering dilibatkan dalam urusan di luar pertahanan, ia khawatir akan berdampak pada konsistensi dan komitmen dalam menjalankan tugas utamanya.

Baca juga: TNI AU beri pelatihan kepada para penerima beasiswa LPDP

Ia juga menekankan bahwa pembekalan bagi penerima beasiswa LPDP seharusnya disesuaikan dengan tujuan utama program, yaitu mencetak sumber daya manusia unggul di bidang akademik dan keilmuan.

Pembekalan bagi penerima beasiswa LPDP seharusnya disesuaikan dengan tujuan utama program, yaitu mencetak sumber daya manusia unggul di bidang akademik dan keilmuan, mulai dari peningkatan kapasitas akademik, riset, serta pengembangan kompetensi ilmiah.

"Banyak alternatif narasumber yang relevan, seperti para alumni LPDP yang telah berhasil dan memiliki pengalaman langsung," katanya.

Nilai-nilai seperti kedisiplinan, kepemimpinan, dan kecintaan kepada tanah air tidak harus selalu diberikan oleh TNI, melainkan dapat ditanamkan melalui berbagai pendekatan yang lebih kontekstual dengan dunia pendidikan.

"Kita perlu memastikan bahwa setiap program berjalan tepat sasaran, efektif, dan tetap dalam kerangka tata kelola yang baik kata purnawirawan Mayor Jenderal TNI itu.

Sebelumnya, TNI AU memberi pelatihan kepada para calon penerima beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (4/5).

Kepala Dinas Penerangan TNI AU Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana mengatakan pelatihan itu dilakukan untuk memperkuat jiwa nasionalisme, mental dan kedisiplinan para penerima beasiswa LPDP.

Baca juga: Purbaya: Pembekalan TNI di LPDP untuk tingkatkan nasionalisme

Baca juga: Legislator: Tak masalah TNI dilibatkan LPDP asal tak langgar aturan

Pewarta: Bagus Ahmad Rizaldi
Editor: Didik Kusbiantoro
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |