Serangan rudal balistik dan drone Houthi tewaskan 17 tentara Yaman

2 hours ago 3

Istanbul (ANTARA) - Militer Yaman mengatakan pada Jumat sebanyak 17 tentara dan perwira Yaman tewas dan sejumlah lainnya terluka dalam serangan kelompok Houthi yang melibatkan rudal balistik dan drone bermuatan bahan peledak.

Komando Operasi Gabungan Angkatan Bersenjata Yaman mengatakan serangan tersebut menargetkan pasukan yang sedang menjalankan operasi untuk memerangi terorisme, kejahatan terorganisasi, serta jaringan penyelundupan senjata dan narkoba kepada kelompok Houthi.

Kepemimpinan Yaman telah memerintahkan sejumlah langkah untuk mencegah serangan serupa serta memberikan respons yang bersifat mencegah, menurut pernyataan tersebut, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Jumlah korban terbaru itu diumumkan sehari setelah Pasukan Darurat pemerintah melaporkan adanya korban jiwa dan kerusakan material akibat serangan Houthi terhadap sejumlah kamp dan unit militer, tanpa menyebutkan jumlah korban.

Media lokal melaporkan bahwa serangan tersebut menargetkan pasukan pemerintah di wilayah kegubernuran Marib bagian tengah dan Hadramawt bagian timur.

Houthi kemudian mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut. Juru bicara militer kelompok itu, Yahya Saree, mengatakan Houthi melancarkan operasi “berskala besar” terhadap pasukan yang didukung Arab Saudi di Al-Ruwaik, Al-Abr, dan Al-Thaniyah, serta sejumlah kamp militer lainnya.

Saree mengatakan serangan tersebut melibatkan sejumlah besar rudal balistik dan drone.

Serangan itu terjadi di tengah pertempuran yang berlangsung secara sporadis di sejumlah garis depan di Yaman sejak awal Juli, yang telah menewaskan dan melukai puluhan orang dari kedua pihak.

Yaman mengalami relatif meredanya pertempuran sejak April 2022. Perang tersebut telah berlangsung selama lebih dari 11 tahun, antara pasukan pemerintah yang didukung koalisi pimpinan Arab Saudi dan kelompok Houthi yang didukung Iran.

Houthi menguasai ibu kota Sanaa serta sejumlah wilayah lain di negara itu sejak 21 September 2014.

Sumber: Anadolu

Baca juga: Houthi klaim serangan rudal terhadap kapal minyak Saudi di Teluk Aden

Baca juga: Ketegangan di Laut Merah, Houthi klaim kapal minyak Saudi ubah haluan

Penerjemah: Kuntum Khaira Riswan
Editor: Arie Novarina
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |