Menteri LH tekan pemilahan sampah dari hulu dukung PSEL di Kota Jambi

3 hours ago 3

Kota Jambi (ANTARA) - Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq menekankan pemilahan sampah dari hulu untuk mendukung keberhasilan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kota Jambi.

Hal tersebut disampaikan Hanif saat melakukan kunjungan kerja ke TPA Talang Gulo, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi, Sabtu, yang turut didampingi Wali Kota Jambi Maulana dan Gubernur Jambi Al Haris.

Hanif meninjau langsung berbagai infrastruktur pengelolaan sampah di TPA Talang Gulo dan memberikan apresiasi karena pengelolaan yang dinilai sebagai salah satu yang terbaik di Indonesia dari segi desain maupun operasional.

Menurut dia, kondisi tersebut menjadi modal kuat bagi Pemerintah Kota Jambi dalam mengatasi persoalan sampah, namun tantangan utama masih terletak pada pengelolaan dari hulu, terutama dalam pemilahan sampah sejak dari sumber.

"Pengelolaan sampah pada dasarnya bergantung pada proses pemilahan, apabila sampah dilakukan dengan baik dapat memiliki nilai ekonomi, namun sebaliknya akan menimbulkan permasalahan dari hulu hingga hilir jika tidak dipilah dengan tepat," katanya.

Ia mengatakan sistem pengelolaan dari hulu perlu segera diperkuat guna menangani permasalahan sampah secara menyeluruh dengan volume sampah sekitar 600 ton per hari.

Baca juga: Menteri LH ingatkan perlunya penuhi aspek teknis untuk bangun PSEL

Kota Jambi termasuk dalam 33 wilayah prioritas nasional pengembangan PSEL sesuai arahan Presiden, kata Hanif, dan kesiapan lahan di TPA Talang Gulo dinilai sudah sangat baik sehingga proses lelang proyek dapat segera dilaksanakan.

"Kami meminta pemerintah daerah segera memperkuat pengelolaan sampah dari hulu guna mengakhiri praktik pembuangan terbuka (open dumping) pada 2026 karena pembangunan hingga operasional PSEL diperkirakan memakan waktu sekitar tiga tahun," kata dia.

Sementara Wali Kota Jambi Maulana mengatakan Pemkot Jambi melalui program Kampung Bahagia memfokuskan penguatan pengelolaan sampah dari hulu berbasis rumah tangga dengan melibatkan masyarakat hingga tingkat RT, sekaligus menargetkan penertiban pembuangan sampah liar agar dapat diterapkan sanksi tegas sesuai peraturan daerah.

"Kami menargetkan tidak ada lagi pembuangan, pembakaran, maupun pembuangan sampah ke sungai dengan memastikan seluruh sampah dikelola secara jelas, sekaligus mendorong kesadaran kolektif melalui program Kampung Bahagia bahwa sampah adalah tanggung jawab bersama serta memusatkan pengelolaan di TPA Talang Gulo sebagai BLUD," kata Maulana.

Sedangkan Gubernur Jambi Al Haris menyambut baik kunjungan Menteri Lingkungan Hidup dan menegaskan Pemerintah Provinsi Jambi siap mendukung percepatan penanganan masalah sampah, termasuk rencana pembangunan fasilitas PSEL atau Waste to Energy di kawasan Talang Gulo.

Baca juga: KLH tetapkan tersangka terkait pengelolaan sampah di TPA Suwung Bali

Pewarta: Agus Suprayitno
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |