Semarang (ANTARA) - 500 personel SAR gabungan dikerahkan untuk melakukan pencarian korban tanah longsor di Desa Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, pada Sabtu, yang memasuki hari ke-7 operasi penyelamatan tersebut.
Kepala Kantor SAR Semarang Budiono mengatakan ratusan personel tersebut akan didukung pula oleh 23 alat berat serta enam anjing pelacak.
Ia mengatakan pencarian masih akan difokuskan pada sektor A dan C.
Baca juga: Tim SAR evakuasi dua korban longsor Banjarnegara
"Cuaca terpantau mendung, namun di siang hari diharapkan cerah untuk memudahkan pencarian," katanya.
Ia menuturkan hingga Jumat (21/11) tim SAR sudah menemukan dan mengevakuasi 10 jenazah korban longsor.
Selain itu, kata dia, dalam proses pencarian juga ditemukan dua anggota tubuh yang belum dapat diidentifikasi.
Baca juga: BPBD: Pengungsi longsor Pandanarum butuh tambahan logistik
Ia mengatakan masih ada 18 korban yang masih belum ditemukan dan masih terus dilakukan pencarian.
Sebelumnya tanah longsor melanda Desa Pandanarum pada Minggu (16/11) yang diduga dipicu oleh curah hujan sangat tinggi yang mengguyur wilayah perbukitan selama lebih dari beberapa jam.
Puluhan orang dilaporkan hilang akibat tertimbun material longsor.
Baca juga: Menko PMK: Pemerintah kawal penanganan longsor Banjarnegara-Cilacap
Pewarta: Immanuel Citra Senjaya
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































