Wamentrans: CKG dukung produktivitas lewat deteksi dini sakit kronis

2 hours ago 2

Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi mengatakan, Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diluncurkan Presiden Prabowo Subianto pada 2025 terus digencarkan untuk mendukung produktivitas masyarakat, khususnya kalangan pekerja, melalui deteksi dini penyakit kronis.

"CKG adalah tanggung jawab negara untuk menyehatkan seluruh masyarakat, dari bayi hingga lansia, termasuk pekerja, contohnya seperti mitra pengemudi Grab yang dituntut selalu sehat untuk tetap produktif," ujar Viva Yoga di Jakarta, Kamis.

Dia menjelaskan, CKG adalah pendekatan preventif yang dirancang untuk menjaga pekerja tetap sehat dan produktif. Sepanjang 2025, program ini telah menjangkau 70 juta peserta di seluruh Indonesia. Pada 2026, target peserta ditingkatkan menjadi 130 juta jiwa.

Saat meninjau pelaksanaan CKG di Grab Excellence Center, Jakarta, dia menyoroti pentingnya deteksi dini penyakit kronis guna mencegah penurunan kinerja akibat gangguan kesehatan, sekaligus menekan potensi absensi dan biaya pengobatan jangka panjang.

Saat ini, CKG diperluas ke berbagai lokasi, seperti kantor, sekolah, dan pusat pelatihan, agar masyarakat—termasuk pekerja dengan mobilitas tinggi—lebih mudah mengakses layanan skrining.

Dalam kegiatan tersebut, ratusan mitra pengemudi mengikuti pemeriksaan kesehatan, termasuk skrining pernapasan dan kanker serviks.

Pemeriksaan tersebut disesuaikan dengan risiko aktivitas harian pengemudi ojek online di jalan, sebagai upaya mencegah penyakit kronis seperti hipertensi dan diabetes yang kerap menghambat produktivitas kerja.

Dia menambahkan, apabila ditemukan indikasi penyakit, peserta akan langsung dirujuk ke fasilitas kesehatan terdekat dan dipantau perkembangannya. Mekanisme ini diharapkan mendorong kesehatan menjadi gaya hidup dan budaya masyarakat, yang pada akhirnya meningkatkan kualitas hidup serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui produktivitas yang lebih baik.

Dia menilai, kerja sama antara Kementerian Kesehatan dan sektor swasta turut memperkuat pelaksanaan CKG. Kolaborasi itu menunjukkan bagaimana CKG mengintegrasikan deteksi dini untuk mencegah penyakit kronis yang berpotensi menurunkan produktivitas secara signifikan.

Melalui CKG, pemerintah berharap masyarakat semakin menyadari bahwa kesehatan merupakan fondasi utama produktivitas. Dengan target ambisius pada 2026, program ini diharapkan tidak hanya menekan beban penyakit kronis, tetapi juga membangun ekosistem kerja yang sehat dan efisien.

Dalam kesempatan itu, Chief of Public Affairs Grab Indonesia Tirza Reinata Munusamy mengapresiasi inisiatif Presiden Prabowo yang dinilai membantu mitra pengemudi dalam menjaga kondisi kesehatan di tengah aktivitas menarik order setiap hari.

"Kami telah menyosialisasikan CKG kepada ribuan mitra dan berencana mengadakan pemeriksaan rutin di lokasi kerja, sehingga pekerja dapat kembali beraktivitas tanpa kekhawatiran terhadap kondisi kesehatannya," katanya.

Pewarta: Mecca Yumna Ning Prisie
Editor: Wuryanti Puspitasari
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |