Anggota DPR minta Pertamina kawal distribusi elpiji jelang Ramadhan

2 hours ago 2
“Kesiapan menghadapi Ramadhan dan Idul Fitri harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari penambahan suplai, penguatan pengawasan distribusi, hingga koordinasi dengan pemerintah daerah,”

Jakarta (ANTARA) - Anggota Komisi XII DPR RI, Cek Endra, meminta PT Pertamina Patra Niaga meningkatkan kesiapan distribusi dan pengawasan elpiji bersubsidi 3 kilogram secara nasional menjelang Ramadhan dan Idul Fitri.

Ia menilai lonjakan kebutuhan energi rumah tangga pada periode tersebut harus diantisipasi sejak dini agar tidak menimbulkan gejolak harga di tingkat masyarakat.

“Kesiapan menghadapi Ramadhan dan Idul Fitri harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari penambahan suplai, penguatan pengawasan distribusi, hingga koordinasi dengan pemerintah daerah,” kata Cek Endra dalam keterangannya di Jakarta, Kamis

Pernyataan ini disampaikan dalam rangkaian Kunjungan Spesifik Komisi XII DPR RI pada Masa Sidang III di Kepulauan Bangka Belitung yang turut membahas kesiapan sektor energi nasional.

Endra menyampaikan bahwa berdasarkan pemantauan lapangan di beberapa kabupaten di Provinsi Jambi seperti Sarolangun, Merangin, Bungo, dan Batanghari, terjadi kelangkaan LPG 3 kg yang berdampak pada kenaikan harga di tingkat masyarakat hingga mencapai sekitar Rp40.000–Rp60.000 per tabung.

Kondisi tersebut dijadikan contoh pentingnya penguatan distribusi dan pengawasan secara nasional menjelang meningkatnya kebutuhan energi selama Ramadhan.

Ia menegaskan bahwa Pertamina Patra Niaga sebagai operator distribusi BBM dan LPG harus memastikan stabilitas pasokan, kelancaran rantai distribusi, serta pengawasan terhadap potensi penyimpangan di lapangan.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Pemasaran Pertamina Patra Niaga Alimidin Baso bersama perwakilan MOR II Erwin menyatakan kesiapan perusahaan untuk segera merespons dinamika yang terjadi, termasuk melalui pelaksanaan operasi pasar di wilayah yang mengalami tekanan harga.

Untuk mengatasi kondisi di lapangan, Manager Operasional Regional II Subagsel, Erwin, menyampaikan bahwa operasi pasar akan dilaksanakan dengan bekerja sama dengan pemerintah daerah setempat guna menjaga stabilitas pasokan dan harga di masyarakat.

Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga keterjangkauan harga sekaligus memastikan masyarakat tetap memperoleh akses terhadap energi bersubsidi.

Komisi XII menilai momentum Ramadhan dan Idul Fitri menjadi ujian penting bagi ketahanan distribusi energi, sehingga diperlukan langkah antisipatif yang lebih kuat agar gejolak harga tidak meluas di berbagai daerah.

Legislator asal daerah pemilihan Jambi itu menambahkan, evaluasi tata kelola distribusi LPG subsidi perlu terus diperkuat agar tepat sasaran dan tidak dimanfaatkan oleh pihak yang tidak berhak.

Ia berharap langkah operasi pasar dan peningkatan koordinasi lintas pemangku kepentingan dapat menjaga stabilitas pasokan serta memberikan kepastian bagi masyarakat selama periode hari besar keagamaan.

Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
Editor: Agus Setiawan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |