KRI Tatihu 853 rampungkan operasi Perisai Sura-26 di perairan Maluku

6 hours ago 3
“Operasi Perisai Sura-26 merupakan operasi pengamanan laut yang difokuskan pada pencegahan pelanggaran wilayah, aktivitas ilegal, serta pengawasan terhadap jalur-jalur strategis di perairan Maluku. Ini sangat penting mengingat Maluku adalah wilayah k

Ambon (ANTARA) - Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Tatihu-853 merampungkan pelaksanaan Operasi Perisai Sura-26 di perairan Maluku sebagai bagian dari upaya TNI Angkatan Laut memperkuat pengamanan wilayah laut strategis di kawasan timur Indonesia.

Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Dankodaeral) IX Ambon Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas di Ambon, Kamis mengatakan operasi tersebut menjadi wujud nyata kehadiran negara dalam menjaga kedaulatan, keamanan, dan stabilitas perairan Maluku yang memiliki posisi strategis jalur pelayaran nasional maupun internasional.

“Operasi Perisai Sura-26 merupakan operasi pengamanan laut yang difokuskan pada pencegahan pelanggaran wilayah, aktivitas ilegal, serta pengawasan terhadap jalur-jalur strategis di perairan Maluku. Ini sangat penting mengingat Maluku adalah wilayah kepulauan dengan potensi kerawanan yang cukup tinggi,” kata dia.

Ia menjelaskan, Operasi Perisai merupakan operasi TNI AL yang bertujuan membentuk lapisan pertahanan dan pengawasan laut secara berkelanjutan, guna melindungi kepentingan nasional, termasuk sumber daya alam, keselamatan pelayaran, serta keamanan wilayah perbatasan laut.

Menurut dia, urgensi operasi tersebut di Maluku tidak terlepas dari luasnya wilayah perairan, posisi silang jalur laut, serta potensi ancaman seperti penangkapan ikan ilegal, penyelundupan, dan pelanggaran wilayah kedaulatan.

KRI Tatihu-853 kembali bersandar di Dermaga Kesatrian Tawiri Kodaeral IX, Kota Ambon, setelah melaksanakan pelayaran operasi. Kedatangan kapal disambut dengan upacara merflug oleh jajaran pejabat dan personel Kodaeral IX sebagai bentuk penghormatan sekaligus prosedur tetap penyambutan unsur KRI yang memasuki pangkalan TNI AL.

Upacara merflug oleh jajaran pejabat dan personel Kodaeral IX sebagai bentuk penghormatan sekaligus prosedur tetap penyambutan unsur KRI yang memasuki pangkalan TNI AL. (ANTARA/Dedy Azis)

Komandan KRI Tatihu-853 Mayor Laut (P) Erick Didimus Pouw mengatakan selama Operasi Perisai Sura-26, kapal jenis Pari-class patrol craft tersebut melaksanakan patroli dan pengawasan di sektor operasi yang telah ditentukan.

“Kami melaksanakan patroli keamanan laut untuk memastikan situasi perairan tetap kondusif, sekaligus menunjukkan kehadiran negara di laut. Setelah sandar, kami melaksanakan pengisian bekal ulang dan pemenuhan logistik sebelum melanjutkan tugas berikutnya,” ujar dia.

Ia menambahkan, kesiapan unsur dan dukungan pangkalan sangat berperan dalam menjaga keberlanjutan operasi di wilayah Maluku.

Dengan rampungnya Operasi Perisai Sura-26 oleh KRI Tatihu-853, Kodaeral IX Ambon menegaskan komitmennya untuk terus memberikan dukungan penuh terhadap kesiapan operasional unsur-unsur KRI yang bertugas menjaga keamanan dan kedaulatan perairan Maluku.

Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul Azis
Editor: Agus Setiawan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |