Rosan sebut masih rampungkan laporan keuangan Danantara

2 hours ago 1

Jakarta (ANTARA) - CEO Danantara Rosan Roeslani mengatakan proses penyusunan laporan keuangan Danantara masih berlangsung sehingga belum dirilis kepada publik.

Menurutnya, laporan keuangan Danantara berbeda dengan perusahaan pada umumnya. Sebab, badan pengelola investasi tersebut mengonsolidasikan lebih dari 1.000 perusahaan.

"Ini kan kita mengkonsolidasikan itu 1.000 perusahaan lebih, itu yang pertama ya. Nah, sesuai undang-undang PT bahwa laporan keuangan itu, kalau itu bukan perusahaan Tbk, itu adalah sampai akhir Juni, sampai pertengahan Juni," ujar Rosan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin.

Namun demikian, Rosan menyatakan seluruh data keuangan Danantara telah diserahkan ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang bertugas melakukan audit.

Ia juga menegaskan bahwa Danantara tidak pernah menutup diri terkait dengan laporan keuangan. Setiap kali melakukan promosi investasi, kata Rosan, Danantara selalu memperlihatkan data terkait keuangan kepada calon penanam modal.

Selain itu, Rosan menekankan bahwa Danantara berkomitmen untuk selalu terbuka dan transparan terhadap laporan keuangannya.

"Kita tampilkan data-data kita dan mereka (calon investor) juga bisa melihat, mereka bisa menghitung, bisa menganalisa mengenai laporan keuangan yang kita keluarkan, kita laporkan walaupun itu belum diaudit oleh BPK," terangnya.

Ia menambahkan, data-data keuangan Danantara yang disampaikan pada berbagai kesempatan mendapat respons yang positif dari calon investor.

Danantara akan merilis laporan keuangan setelah Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) seluruh BUMN tuntas pada akhir Juni. Laporan keuangan Danantara merupakan hasil konsolidasi dari seluruh laporan keuangan BUMN.

Baca juga: Pertemuan Danantara dan 122 investor global sukses pulihkan pasar

Baca juga: Rosan: Pemesanan obligasi global Danantara capai 4,6 miliar dolar AS

Baca juga: COO Danantara sebut saham BUMN topang kenaikan IHSG Senin pagi

Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |