Rakernas AFEBIS perkuat pengembangan pendidikan tinggi ekonomi bisnis

2 hours ago 1

Yogyakarta (ANTARA) - Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (AFEBIS) yang diselenggarakan di Yogyakarta pada 15 Juni 2026, sebagai upaya memperkuat dan merumuskan arah pengembangan pendidikan tinggi ekonomi dan bisnis Islam di Indonesia.

"Ini momentum strategis bagi para pimpinan FEBI se-Indonesia untuk memperkuat kolaborasi sekaligus merumuskan arah pengembangan pendidikan tinggi ekonomi dan bisnis Islam di tengah dinamika global yang terus berkembang," kata Ketua Umum AFEBIS Prof Misnen Ardiansyah pada pembukaan rakernas tersebut di Yogyakarta, Senin.

Misnen yang juga Dekan FEBI Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga ini mengatakan, perkembangan ekonomi dan bisnis Islam saat ini menunjukkan tren yang sangat positif dan makin memperoleh perhatian, baik di tingkat nasional maupun internasional.

"Berbagai program dan kebijakan strategis nasional perlu diarahkan untuk memperkuat ekosistem ekonomi dan bisnis Islam sebagai bagian dari upaya mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan," katanya.

Menurut dia, bahwa AFEBIS selama ini aktif memberikan masukan kepada Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama (Kemenag) RI terutama terkait pengembangan keilmuan ekonomi dan bisnis Islam serta pembukaan Program Studi Manajemen Haji dan Umrah.

"Kontribusi tersebut merupakan bentuk komitmen AFEBIS dalam memastikan pendidikan tinggi ekonomi dan bisnis Islam tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan industri," katanya.

Pihaknya juga menyoroti pesatnya perkembangan FEBI di berbagai perguruan tinggi keagamaan Islam di Indonesia, baik pertumbuhan jumlah program studi maupun peningkatan kualitas akademik.

"Serta makin luasnya kontribusi FEBI dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pemberdayaan masyarakat menunjukkan makin kuatnya posisi ekonomi dan bisnis Islam dalam lanskap pendidikan tinggi nasional," katanya.

Dia berharap, FEBI se-Indonesia terus meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Terlebih pentingnya AFEBIS sebagai wadah kolaborasi strategis antarperguruan tinggi untuk memperkuat kapasitas kelembagaan dan mutu akademik.

"AFEBIS harus menjadi ruang kolaborasi yang mampu memperkuat kontribusi ekonomi dan bisnis Islam bagi pembangunan bangsa," katanya.

Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Prof. Noorhaidi Hasan mengatakan pelantikan pengurus AFEBIS bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum penting untuk meneguhkan kembali komitmen bersama dalam memajukan pendidikan tinggi ekonomi dan bisnis Islam di Indonesia.

"AFEBIS diharapkan mampu menjaga dan menghidupkan kembali semangat para pendiri FEBI yang telah meletakkan fondasi pengembangan ekonomi dan bisnis Islam di lingkungan perguruan tinggi keagamaan Islam," katanya.

Rektor berharap AFEBIS dapat terus menghadirkan inovasi dan penguatan kolaborasi, sehingga FEBI se-Indonesia makin mampu melahirkan lulusan yang unggul, kompetitif, serta berkontribusi menghadirkan solusi berbagai persoalan ekonomi nasional maupun global.

Melalui Rakernas AFEBIS 2026, para peserta diharapkan menghasilkan program kerja dan rekomendasi strategis yang memperkuat peran ekonomi dan bisnis Islam dalam pembangunan nasional sekaligus memperkokoh posisi FEBI sebagai motor penggerak pengembangan ekonomi syariah di Indonesia.

Baca juga: UIN Maliki Malang cetak ilmuwan berjiwa ulama di era digital

Baca juga: Komisi VIII setujui tambahan Rp50,10 miliar untuk PSN UIN Malang

Pewarta: Hery Sidik
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |