Prabowo: Natal momentum perkuat persatuan dan gotong royong

1 month ago 30

Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memaknai perayaan Natal 2025 sebagai ajang mempererat persatuan nasional serta memperkokoh semangat gotong royong di tengah kemajemukan masyarakat Indonesia.

Dalam video ucapan selamat Hari Natal kepada umat Kristiani, di Jakarta, Kamis, ia menyampaikan bahwa ajaran dan nilai Natal selaras dengan karakter bangsa Indonesia yang menjunjung tinggi kebersamaan, solidaritas sosial, dan kepedulian antar sesama.

"Mari kita jadikan Natal sebagai momentum untuk memperkuat persatuan nasional, memperdalam solidaritas sosial, dan meneguhkan semangat gotong royong," ujarnya.

Presiden Prabowo menyampaikan bahwa perayaan Natal tidak hanya menjadi momentum keagamaan, tetapi juga kesempatan untuk meneguhkan komitmen kebangsaan.

Prabowo juga menekankan pentingnya solidaritas dalam menghadapi berbagai tantangan yang dihadapi bangsa, termasuk bencana alam di sejumlah wilayah seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Ia mengatakan perbedaan suku, agama, dan latar belakang semestinya tidak perlu menghambat kerja sama demi kepentingan rakyat.

"Kita harus bersatu dan bekerja sama mengatasi segala perbedaan demi kepentingan rakyat yang kita cintai," katanya.

Di kesempatan yang sama, Presiden turut menyampaikan doa dan harapan agar suasana damai, kasih, dan pengharapan Natal menyertai umat Kristiani serta seluruh rakyat Indonesia.

Ia juga memanjatkan doa agar Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberikan perlindungan bagi seluruh bangsa Indonesia.

"Semoga saudara-saudara kita diberi lindungan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa, serta diringankan penderitaan mereka," katanya.

Baca juga: Prabowo: Selamat Natal dan Tahun Baru 2026

Baca juga: Hari Natal, Prabowo hadiri gelar griya di rumah dinas Kapolri

Pewarta: Andi Firdaus
Editor: Benardy Ferdiansyah
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |