Petugas mulai terapkan one way di ruas Tol Cipali arah Jakarta

2 hours ago 3

Subang (ANTARA) - Petugas Astra Tol Cipali bersama pihak kepolisian pada Jumat pagi mulai menerapkan rekayasa lalu lintas one way di ruas Tol Cikopo-Palimanan arah Jakarta untuk menjaga kelancaran pada arus balik lebaran.

"Mulai pukul 08.47 WIB telah dimulai rekayasa lalu lintas 'one way' sebagian di ruas Tol Cipali arah Jakarta, dimulai dari KM 132 hingga KM 70," kata Sustainability Management & Corporate Communications Dept. Head Astra Tol Cipali Ardam Rafif Trisilo di Subang, Jawa Barat (Jabar), Jumat.

Ia mengatakan rekayasa lalu lintas one way di ruas Tol Cipali arah Jakarta tersebut akan diperpanjang secara bertahap hingga mencapai akhir batas ruas Tol Cipali di KM 188 Palimanan.

Untuk penerapan perpanjangan one way di lapangan, menurut dia, bersifat situasional sesuai dengan diskresi kepolisian.

Sementara itu, sebelum dilakukan rekayasa one way, petugas Astra Tol Cipali bersama pihak kepolisian melakukan sterilisasi jalur dan rest area. Pembersihan (sterilisasi) jalur dan rest area telah dilakukan sekitar setengah jam sebelum diterapkan one way.

Astra Tol Cipali mengimbau seluruh pengguna jalan untuk senantiasa mematuhi arahan petugas di lapangan.

Berdasarkan data pukul 00.00 WIB hingga 08.00 WIB pada Jumat, tercatat sekitar 19,7 ribu kendaraan telah melintasi ruas Tol Cipali menuju Jakarta.

Sedangkan untuk arah sebaliknya atau arus menuju Cirebon, tercatat sebanyak 5 ribu kendaraan melintasi ruas Tol Cipali.

Ia menyampaikan, guna menjaga keselamatan bersama, pengguna jalan diimbau untuk tidak berpindah jalur maupun menggunakan u-turn selama rekayasa lalu lintas one way berlangsung.

Apabila perlu berganti jalur, silakan keluar melalui gerbang tol terdekat dan melanjutkan perjalanan dengan masuk kembali ke jalur yang diinginkan tanpa dikenakan tambahan tarif.

Astra Tol Cipali juga mengingatkan seluruh pengguna jalan untuk memastikan kondisi kendaraan dan fisik pengemudi dalam keadaan prima.

Pewarta: M.Ali Khumaini
Editor: Virna P Setyorini
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |