- Jumat, 27 Maret 2026 11:00 WIB
Seorang dokter menyuntikkan vaksin campak kepada balita di Puskesmas Ibrahim Adjie, Bandung, Jawa Barat, Jumat (27/3/2026). Pemerintah Kota Bandung menggencarkan layanan vaksinasi campak bagi balita dengan membuka jadwal vaksinasi yang sebelumnya setiap dua minggu sekali kini setiap minggu guna mencegah penyebaran virus rubela yang hingga Februari 2025 tercatat mencapai 252 kasus di Jawa Barat. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/sgd
Seorang dokter menyiapkan vaksin campak untuk disuntikkan kepada balita di Puskesmas Ibrahim Adjie, Bandung, Jawa Barat, Jumat (27/3/2026). Pemerintah Kota Bandung menggencarkan layanan vaksinasi campak bagi balita dengan membuka jadwal vaksinasi yang sebelumnya setiap dua minggu sekali kini setiap minggu guna mencegah penyebaran virus rubela yang hingga Februari 2025 tercatat mencapai 252 kasus di Jawa Barat. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/sgd
Seorang dokter melayani pasien balita yang akan menjalani vaksinasi campak di Puskesmas Ibrahim Adjie, Bandung, Jawa Barat, Jumat (27/3/2026). Pemerintah Kota Bandung menggencarkan layanan vaksinasi campak bagi balita dengan membuka jadwal vaksinasi yang sebelumnya setiap dua minggu sekali kini setiap minggu guna mencegah penyebaran virus rubela yang hingga Februari 2025 tercatat mencapai 252 kasus di Jawa Barat. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/sgd
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































