Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (ANTARA) - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri memberlakukan rekayasa lalu lintas satu arah atau one way lokal tahap pertama arus balik Lebaran dari KM 132 sampai dengan KM 70 Tol Trans Jawa pada Jumat ini.
"Pagi ini pukul 07.30 WIB, kami sudah melakukan sosialisasi, langsung clearance dalam rangka menyambut duta-duta arus balik yang diperkirakan pagi ini ada peningkatan arus sehingga kami melakukan one way tahap pertama dari KM 132 ke KM 70. Ini tahap pertama," kata Kepala Korlantas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho di Posko Command Center Korlantas Polri KM 29 Tol Cikampek, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat.
Usai penerapan one way tersebut, ia mengatakan Korlantas Polri akan terus memantau situasi di lapangan.
Apabila siang hari terjadi kenaikan arus lalu lintas, lanjut dia, Korlantas Polri akan memberlakukan one way lokal tahap dua dari KM 169 ke KM 70.
Selanjutnya, jika masih terjadi peningkatan arus, maka one way lokal akan dibuka lagi dari KM 188 sampai sampai dengan KM 70.
"Jadi, ada tiga tahap. Yang pertama KM 132 ke 70, KM 169 ke 70, KM 188 ke 70," ujarnya.
Meski demikian, apabila terjadi kenaikan arus lagi, ia membuka peluang akan diberlakukan one way sepenggal dari KM 263 sampai dengan KM 70 serta one way nasional dari KM 414 sampai dengan KM 70.
"Demikian juga apabila situasional dari Gerbang Tol Kalikangkung indikatornya sudah hampir 4.000 (kendaraan), kemungkinan juga akan kita buka one way nasional pada hari ini," ucapnya.
Lebih lanjut, Agus mengatakan angka fatalitas korban kecelakaan pada arus mudik dan balik tahun ini menurun sebesar 30,4 persen dibandingkan tahun lalu.
"Untuk fatalitas korban, fatalitas korban itu peristiwa kecelakaan yang meninggal dunia, ini ada penurunan 30,4 persen. Peristiwa kecelakaan selama Operasi Ketupat ada penurunan 5,3 persen," katanya.
Baca juga: Korlantas Polri akan terapkan "one way" lokal jelang puncak arus balik
Baca juga: Tinjau ruas Tol Trans Jawa, Kakorlantas sebut lalin masih padat
Pewarta: Nadia Putri Rahmani
Editor: Benardy Ferdiansyah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































