Menilik posisi Malaysia atas perang Iran

2 hours ago 3
Semua upaya dilakukan Anwar sambil memastikan keselamatan warganya di negara terdampak dan memikirkan strategi ekonomi di tengah potensi krisis yang mungkin terjadi

Kuala Lumpur (ANTARA) - Negara tetangga Indonesia, Malaysia, gencar melakukan diplomasi damai yang mendorong terciptanya perdamaian di kawasan Timur Tengah.

Upaya diplomasi damai yang ditampilkan Malaysia dengan menyampaikan sikap dan melakukan dialog di tingkat pemimpin negara memberi gambaran pada khalayak mengenai seperti apa negeri jiran itu menempatkan posisinya sebagai negara yang mengedepankan perdamaian di tengah perang Iran.

Terhitung sejak serangan Israel dengan dukungan Amerika Serikat ke Iran pada 28 Februari, yang meningkatkan eskalasi di Timur Tengah, pernyataan resmi dan sejumlah dialog tingkat pemimpin dilakukan Malaysia.

Berdasarkan catatan dan penelusuran ANTARA di Kuala Lumpur, sejak serangan itu, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim langsung mengeluarkan pernyataan resmi.

Ia menyebut serangan Israel — yang dibekingi Amerika Serikat — terhadap Iran, membawa Timur Tengah ke ambang bencana.

Anwar Ibrahim memandang serangan itu sebagai upaya tercela untuk menggagalkan perundingan nuklir yang tengah berlangsung antara Iran dan Amerika Serikat.

Anwar kemudian mendesak Israel dan AS menghentikan serangan — yang menjadikan Malaysia sebagai salah satu negara ASEAN pertama yang bersuara atas peristiwa itu.

Serangan yang kemudian menewaskan pemimpin tertinggi Iran Khamenei itu disebut-sebut didukung operasi intelijen.

Anwar mengecam keras pembunuhan terhadap Ali Khamenei dan menyatakan belasungkawa kepada rakyat Iran. Dia menyatakan Israel dan AS semestinya sadar atas konsekuensi dari tindakannya.

Bagi Anwar, penargetan terhadap seorang pemimpin negara memunculkan preseden berbahaya dan melemahkan norma serta prinsip yang menopang tatanan internasional.

Lebih dari itu serangan terhadap sebuah negara berdaulat, menurut dia, melanggar undang-undang internasional dan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Selanjutnya seiring meningkatnya eskalasi di Timur Tengah, dengan serangan balasan Iran terhadap kantung-kantung pangkalan militer Amerika Serikat yang tersebar di negara-negara Asia Barat, Kementerian Luar Negeri Malaysia bergerak melindungi warga negara Malaysia yang berada di negara-negara terdampak.

Upaya pemulangan dilakukan di tengah terdampaknya penerbangan internasional kala itu, sebagaimana juga dilakukan negara-negara lain termasuk Indonesia.

Dialog tingkat pemimpin

Editor: Sapto Heru Purnomojoyo
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |