Jakarta (ANTARA) - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) menjalin kerja sama dengan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTAM) untuk mempercepat terbentuknya ekosistem emas terintegrasi sekaligus mendorong masyarakat beralih ke investasi emas yang lebih modern dan digital.
Langkah strategis tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) pengembangan layanan produk emas dan kolaborasi bisnis di Jakarta, Senin.
Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna dalam keterangannya di Jakarta, Senin, menyampaikan bahwa momentum ini menjadi titik akselerasi bisnis emas BSI usai memperoleh izin sebagai bullion bank dan memberikan kemudahan akses memiliki emas ANTAM melalui BSI.
“Bisnis emas BSI tumbuh sangat pesat, baik melalui layanan bullion maupun produk cicil dan gadai emas. Sinergi dengan ANTAM menjadi fondasi utama karena sebagian besar emas yang kami distribusikan produksi ANTAM. Ini bukti nyata penguatan ekosistem BUMN sesuai arahan pemerintah,” kata Anton.
Lebih lanjut, melalui kerja sama ini, BSI dan ANTAM sepakat untuk naik kelas melalui penguatan ekosistem emas yang mudah dan aman.
Baca juga: BI: Tekanan harga komoditas global berdampak baik untuk Indonesia
BSI dan ANTAM juga sepakat meningkatkan kolaborasi mencakup perdagangan emas fisik Logam Mulia (LM) melalui akses digital, penguatan distribusi ritel, hingga sinergi pemasaran, literasi, dan edukasi investasi emas kepada masyarakat.
BSI menyampaikan bahwa kerja sama yang disepakati bukan sekadar kelanjutan, melainkan ekspansi agresif dari sinergi yang sudah terbangun dalam kurun waktu lebih dari 10 tahun.
Langkah ini, menurut perseroan, juga menjadi bukti keseriusan mendorong Asta Cita Pemerintah melalui penguatan peran bullion bank melalui monetisasi emas dan ekosistem emas yang berkelanjutan.
Selama 2025, BSI menyerap lebih dari 60 persen porsi penjualan emas ANTAM pada kategori pihak berelasi. Adapun dibandingkan total keseluruhan kategori penjualan emas ANTAM, BSI menyerap sekitar 11 persen.
Pewarta: Rizka Khaerunnisa
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































