Medan (ANTARA) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan sebagian wilayah Sumatera Utara berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat pada Selasa (5/5).
Prakirawan BBMKG Wilayah I Utami Al Khairiyah di Medan, Senin, mengatakan, berdasarkan analisa angin, terdapat gangguan cuaca berupa sirkulasi siklonik di Selat Malaka yang menyebabkan terjadinya belokan angin dan kovergensi angin di wilayah Sumatera Utara.
Selain itu, terdapat Madden Julian Oscillation (MJO) yang aktif di Samudera Hindia sehingga mendukung pertumbuhan awan hujan secara special di Sumatera Utara.
Hal tersebut menyebabkan cuaca di Sumatera Utara pada Selasa (5/5) pagi berawan dan berpotensi hujan ringan di wilayah Asahan, Batubara, Tanjungbalai dan sekitarnya.
Sementara pada siang hingga sore hari berpotensi hujan ringan hingga sedang di sebagian wilayah Sumatera Utara.
Hujan dengan intensitas sedang dapat terjadi di Padang Lawas, Pakpak Bharat, Samosir, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Dairi, Deli Serdang, Humbang Hasundutan, Karo, Mandailing Natal, Padanglawas Utara, dan Toba.
Sedangkan untuk malam hari berawan dan berpotensi hujan ringan hingga lebat di seluruh wilayah Sumatera Utara.Hujan dengan intensitas lebat dapat terjadi di Nias Selatan dan sekitarnya.
Sedangkan untuk dini hari diprakirakan berawan dan berpotensi hujan ringan yang dapat terjadi di sebagian besar Sumatera Utara, sementara hujan intensitas sedang dapat terjadi di Labuhanbatu Selatan dan sekitarnya.
Suhu udara rata rata 13 hingga 33 derajat Celcius, kelembaban 68 hingga 100 persen dan angin bertiup dari Timur ke Selatan dengan kecepatan 3- hingga 5 km per jam.
"Waspada potensi hujan sedang hingga lebat di lereng barat, pantai barat, lereng timur dan pegunungan Sumatera Utara yang dapat memicu bencana hidrometeorologis seperti banjir, longsor dan angin kencang.
Pewarta: Juraidi
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































